Sponsored Content

Sosialisasikan Foodstartup Indonesia 2018, Bekraf Sambangi Semarang Jadi Kota Keempat

Tahun ini, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan platform foodstartup indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan subsektor kuliner

Sosialisasikan Foodstartup Indonesia 2018, Bekraf Sambangi Semarang Jadi Kota Keempat
Istimewa
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan platform foodstartup indonesia 

TRIBUN-BALI.COM - Tahun ini, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meluncurkan platform foodstartup indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan subsektor kuliner dengan menghubungkan perusahaan rintisan (startup) kuliner serta meningkatkan akses permodalan non perbankan.

Sosialisasi FoodStartup Indonesia 2018 kali ini akan di gelar dikota Semarang sebagai kota ke Empat pada tanggal 1 maret 2018 yang berlokasi di Grandhika Hotel Pemuda Semarang.

Pada sosialisasi ini, Bekraf bukan hanya menjelaskan platform FSI, tetapi juga menginformasikan pendaftaran Demoday FSI 2018 yang akan diselenggarakan di Surabaya akhir Juli mendatang.

Peningkatan kapasitas selama rangkaian acara FSI 2018 digunakan untuk meningkatkan kepercayaan investor berinvestasi pada startup kuliner yang tergabung pada FSI 2018.

Para startup kuliner Indonesia yang ingin berpartisipasi pada FSI 2018 bisa mendaftar secara online melalui platform ini di www.foodstartupindonesia.com sekaligus terdaftar untuk mengikuti demoday FSI 2018 yang dibuka hingga 26 Juni 2018.

Persyaratan mendaftar FSI 2018 yaitu usaha kuliner telah berusia satu hingga tiga tahun, memiliki kebutuhan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan memiliki dampak social.

Selanjutnya, para startup kuliner yang lolos kurasi akan menyajikan produk mereka di hadapan khalayak ramai pada expo Juli mendatang.

Bekraf juga berupaya meningkatkan kapasitas startup kuliner dengan mempertemukan mereka dengan mentor yang ahli di bidang kuliner melalui program mentorship.

Mereka akan mempresentasikan produknya, kemudian diberikan saran terkait bisnis model, produk, dan peningkatan untuk kemampuan bersaing.

FSI memberi kesempatan para startup kuliner untuk menjalin network dengan ekosistem startup kuliner Indonesia.

Salah satu top three FSI 2017, Lintang Wuriantari dari Matchamu, mengungkapkan dampak positif yang dirasakan setelah tergabung FSI, antara lain mengetahui harus dibawa kemana produknya, termotivasi untuk scale up dengan bantuan dan dukungan mentor, sekaligus terbantu promosi nasional maupun internasional.

"Bagi peserta yang ingin tahu lebih jelas, silahkan hadiri sosialisasi FSI dikota terdekat atau bisa melalui situs www.foodstartupindonesia.com", tambah Hanifah Makarim selaku Kasubdit Dana Masyarakat Direktorat Akses Non Perbankan Deputi Akses Permodalan Bekraf. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved