Nyepi, Ahli dan Tenaga Medis RSUP Sanglah Tetap Siaga
Sejumlah ahli dan tenaga medis RSUP Sanglah akan tetap bekerja sebagaimana biasa
Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Ulul Azmy
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 yang jatuh pada Sabtu (17/3/2018) mendatang dipastikan tetap maksimal.
Sejumlah ahli dan tenaga medis RSUP Sanglah akan tetap bekerja sebagaimana biasa.
Adapun tenaga medis yang akan disiagakan seperti dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, serta tenaga penunjang seperti tenaga farmasi, gizi, radiologi, keamanan juga petugas kebersihan.
“Untuk dokter spesialis yang disiagakan seperti dokter spesialis bedah, jantung, spesialis anak, anastesi, dan obgin,” ungkap Kasubbag Hukum RSUP Sanglah Desak Ketut Manik, Kamis (15/3).
Jika memang dirasa ada tenaga lain yang dibutuhkan, lanjut Manik, maka pihaknya akan menambahkan jumlah personil itu.
"Tidak ada lagi penambahan personil nantinya karena saya kira sudah cukup. Tergantung situasi nanti. Ambulance juga selalu siap siaga," terangnya.
Terkait aktivitas penunggu pasien saat Nyepi, pihaknya juga melarang mereka keluar dari area rumah sakit.
Soal makanan, pihaknya sudah menyediakannya di tim gizi.
"Penunggu pasien tidak boleh keluar. Kalau mau cari makan dari tim gizi kita sudah persiapkan, tapi dengan cara membeli," tutupnya.
Sementara untuk isu pro kontra dilarangnya pemakaian data internet saat hari raya Nyep dipastikan tidak berdampak pada pelayanan RSUP Sanglah.
Sebagai rujukan rumah sakit terbesar di Bali, pihak RSUP Sanglah memastikan sistem Informasi Teknologi (IT) terkait pelayanan kesehatan selama hari raya suci Nyepi tetap beroperasi sebagaimana biasa.
Dikatakan Kepala Instalasi IT RSUP Sanglah, dr Yohannes Yanson Purnawan menjelaskan, sistem IT RSUP Sanglah selama ini memang tidak menggunakan layanan internet.
RSUP Sanglah sendiri memang membangun sistem IT secara mandiri sejak tahun 2016 silam.
"Sistem kami menggunakan intranet lokal, jadi memang tidak berhubungan langsung dengan internet. Pengguna tetap bisa menggunakan sistem pelayanan secara penuh," terangnya baru-baru ini.
Sebab itu ia memastikan kegiatan pelayanan kesehatan RSUP Sanglah tidak ikut terganggu seiring kabar pematian layanan internet di hari raya Nyepi.
"Kecuali pada pelayanan BPJS Kesehatan. Kalau itu memang harus pakai internet, seperti proses pencetakan surat jaminan BPJS," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan-kerja_20171223_194626.jpg)