Berita Banyuwangi

Kampung Durian, Cara Asyik Nikmati Berbagai Varian Durian Banyuwangi

Satu lagi destinasi wisata dibuat di Banyuwangi. Kampung Durian menjadi tempat liburan wisatawan

Kampung Durian, Cara Asyik Nikmati Berbagai Varian Durian Banyuwangi
Surya
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, saat menikmati durian di Kampung Durian. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI- Satu lagi destinasi wisata dibuat di Banyuwangi. Kampung Durian menjadi tempat liburan wisatawan yang ingin menikmati berbagai varian durian yang ada di Banyuwangi.

Kampung Durian, terletak di Dusun Sembawur, Desa Songgon, Kecamatan Sonngon, Banyuwangi. Tempat ini baru diresmikan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Sabtu (17/3).

Songgon merupakan salah satu daerah penghasil durian.
Di kecamatan ini terdapat 465 hektare yang ditanami pohon duren, sedangkan di Kampung Duren terdapat sekitar 4.000 pohon durian.

"Ini merupakan kreasi masyarakat yang mampu memanfaatkan potensi kampungnya. Ini menarik, suasananya sejuk, cocok untuk liburan keluarga," kata Anas.

Masuk ke Kampung Durian, wisatawan harus berjalan kaki sekitar 500 meter. Sepanjang jalan, wisatawan disuguhkan pohon-pohon durian, bahkan ada pohon yang telah berusia ratusan tahun.

"Di Kampung Durian ini, ternyata ada pohon yang berusia ratusan tahun. Ini bisa menjadi edukasi bagi anak-anak," kata Anas.

Sepanjang perjalanan banyak terdapat gubuk-gubuk durian. Mulai dari durian ukuran kecil seharga Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah.

Wisatawan bisa menikmati durian bersama keluarga di pinggir sungai, pinggir sawah, gubuk-gubuk, bawah pohon, dan di berbagai tempat lainnya. Suasana di Kampung Durian suasananya rindang dan sejuk.

Kepala Dinas Pertanian, Arief Setiawan, mengatakan, di Kampung Durian ini disuguhkan banyak varian durian. Seperti durian kuning, pelangi, oranye, merah, dan lainnya. Juga ada durian bakar, yang ingin menurunkan kadar kolesterol pada durian.

"Banyuwangi memiliki banyak varian durian. Durian merah saja memiliki 75 varian, belum lainnya. Selain itu, durian Banyuwangi sangat eksotis, memiliki kekhasan rasa tersendiri," kata Arief.

Arief mengatakan, di Kampung Durian ini dikhususkan untuk durian Banyuwangi. Ini karena, Arief ingin memperkenalkan durian Banyuwangi pada masyarakat.
"Kampung Durian ini khusus durian dari Banyuwangi saja, tidak dari tempat lain," kata Arief.

Namun bagaimana stok durian di Kampung Durian apabila tidak masuk musim panen. Menurut Arief, durian di Banyuwangi sebenarnya ada sepanjang musim, tidak hanya pada musim panen seperti saat ini saja.

"Durian di Banyuwangi sebenarnya ada terus sepanjang musim. Karena selain Songgon, banyak kecamatan lainnya yang juga penghasil durian. Hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak seperti musim panen, sehingga tidak perlu khawatir," tambah Arief. (haorrahman)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved