Rp 251 Miliar Dana Hibah Terancam Ditunda, Bawaslu Kirim Surat ke Gubernur Minta Dicairkan Usai Ini

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali meminta pencairan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di seluruh Bali ditunda

Rp 251 Miliar Dana Hibah Terancam Ditunda, Bawaslu Kirim Surat ke Gubernur Minta Dicairkan Usai Ini
Logo bawaslu 

Untuk mempertegas larangan pencairan dana bansos dan hibah tersebut, Bawaslu Bali bersama dengan Panwas seluruh Bali telah mengeluarkan surat resmi pencegahan dini kepada seluruh kepala daerah dan SKPD terkait.

Surat tertanggal 12 Maret 2018 tersebut ditujukan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan ditembuskan kepada Ketua Bawaslu RI dan Ketua DPRD Bali.

Sunadra menyampaikan, sesuai laporan masyarakat, kasus intimidasi, kekerasan, janji-janji politik dengan menggunakan bansos dan hibah secara terang-terangan berlangsung di Kabupaten Badung.

"Kami sudah mendengar banyak keluhan masyarakat, laporan seorang warga di Badung, pecalang dibebastugaskan dari pengabdiannya di banjar, karena warga takut kehilangan bansos dan hibah. Kasus di Badung menjadi atensi khusus karena sudah banyak warga yang mengeluhkan hal itu," kata Sunadra.

Belum Terima Surat

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bali, I Gusti Ngurah Alit, mengaku belum tahu terkait adanya surat tersebut. Ia baru akan mengecek kebenaran adanya surat tersebut ke staf dewan.

"Tapi tiang (saya) di sini durung (belum) ya, apa sudah ada tiang cek ke staf," katanya di Denpasar, Senin (19/3).

Apabila memang nantinya ada surat tersebut pihaknya berjanji akan menindaklanjutinya. "Nggih, kalau memang berupa edaran ya kita tindaklanjuti," akunya.

Saat disinggung mengenai nilai hibah atau bansos yang ada, ia juga mengaku tidak mengetahuinya. Alasannya, ia baru menjabat sebagai sekwan beberapa bulan.

"Kalau total tiang kurang tahu ya, angkanya tidak mengikuti. Karena saya masih baru ya, pang ten (supaya tidak) salah persepsi," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Ragil Armando
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved