Breaking News:

FKUB Tegaskan Pemutusan Internet Saat Nyepi di Bali Akan Berlanjut Selamanya

FKUB Bali juga menyampaikan sepucuk surat edaran kepada seluruh umat beragama di Indonesia

Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan akan melanjutkan imbauan untuk mematikan internet pada hari raya Nyepi pada tahun berikutnya.

“Pemutusan jaringan internet seperti ini tentunya akan dilanjutkan selamanya,” kata Ratu Aji, sapaannya, saat dihubungi Tribun Bali pada Selasa (19/3/2018).

Ia melanjutkan bahwa pemutusan jaringan internet terutama untuk medsos, tanpa memutus jaringan internet di tempat-tempat vital dan strategis ternyata sangat bermanfaat untuk lebih menyempurnakan pelaksanaan Hari Raya Nyepi agar lebih hikmat, lebih hening, lebih sepi, lebih khusuk. 

“Perayaan Nyepi kemarin sungguh bagus, hening, sepi , suci , aman dan damai,” ujarnya.

Menurutnya, saat pelaksanaan Nyepi tahun Saka 1940 kemarin, tidak terjadi masalah ataupun peristiwa serius, yang dapat mencederai Nyepi.

“Kita patut berterimakasih kepada semua umat beragama dan majelis-majelis Agama, tentunya juga kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi, juga kepada segenap perusahan provider internet yang telah mengikuti imbauan yang telah menjadi kesepakatan bersama tersebut,” terangnya.

Selaku Ketua FKUB Bali, sehari setelah Ngembak Geni, ia juga menyampaikan sepucuk surat edaran  kepada seluruh umat beragama di Indonesia, khususnya di Bali yang telah melaksanakan Nyepi dengan baik dan tertib.

Berikut isi surat edaran tersebut selengkapnya:

“Kepada saudara-saudaraku tercinta dan yang saya hormati di seluruh tanah air Indonesia. Melalui media ini ijinkan saya menyampaikan " Matur dahat suksma" Astungkara hangayubagia rasa terimakasih yang setinggi tingginya dan ungkapan syukur bahagia kehadapan Tuhan Yang Maha Esa . Hari Raya Nyepi Isaka 1940 dengan Catur Berata Penyepian telah terlaksana dengan baik, lancar, aman, damai dan membahagiakan. Panca Maha Bhuta ( Kekuatan Alam Semesta) telah berhasil di " somya" dinetralisir, ditenangkan dan dibahagiakan . Hal ini tiada lain adalah berkat dukungan yang luar biasa dari semua umat beragama diseluruh tanah air, khususnya di Bali, dan juga tentunya berkat dukungan pemerintah.  Dengan demikian semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan bermurah hati senantiasa memberkati segenap alam semesta dan kita semua umat, sehingga alam semesta tidak akan pernah menjadi bencana , tetapi akan sungguh  memberi sumber kehidupan yang tidak akan pernah habis. Kita semua umat khususnya anak anak Bangsa, anak anak Negara Kesatuan Republik Indonesia akan semakin mampu membangun bangsa dan negara menuju cita cita ; bangsa yang senantiasa rukun, aman, damai, sejahtera dan bahagia lahir bhatin. Semoga NKRI dan kita semua senantiasa dalam berkat dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa. Matur dahat suksma.”

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Bali, I Nyoman Sujaya mengatakan Kominfo akan mengikuti keputusan mematikan internet jika ada imbauan dari FKUB.

“Ya, soal itu (mematikan internet) tergantung dari FKUB, kita siap,” kata Sujaya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved