Pengelukatan Sapta Gangga Tempat Berobat Sekala-Niskala, Diyakini Memiliki 3 Kekuatan Vital

Tujuh pancoran Sapta Gangga yang berderet di halaman Pura Tamba Luhur Tamba Waras dikenal sebagai tempat berobat sekala-niskala.

Pengelukatan Sapta Gangga Tempat Berobat Sekala-Niskala, Diyakini Memiliki 3 Kekuatan Vital
Tribun Bali / I Made Argawa
Sejumlah pamedek malukat di pancoran Sapta Gangga, Penebel, Tabanan, Rabu (21/3/2018) atau bertepatan Hari Raya Pagerwesi. 

TRIBUN-BALI.COM - UMAT Hindu di Bali percaya Pengelukatan Sapta Gangga di Pura Luhur Tamba Waras, Penebel, Tabanan, Bali, sebagai tempat berobat secara sekala dan niskala.

Melukat di tujuh pancoran tirta tersebut juga bisa membersihkan diri dari aura negatif.

SEJAK pagi pada Rabu (21/3/2018) atau bertepatan Hari Raya Pagerwesi, puluhan umat Hindu memadati Pengelukatan Sapta Gangga.

Mulai pukul 08.00 Wita, iring-iringan umat Hindu sudah tiba dan bersiap melakukan pengelukatan.

Seorang warga yang akan melakukan pengelukatan, Derik Lim (25), menyebutkan dirinya memang sudah jauh-jauh hari merencanakan melukat pada Hari Pagerwesi di Pengelukatan Sapta Gangga.

Tentunya melukat bertepatan dengan rerahinan besar auranya terasa berbeda.

“Kebetulan saya sudah lama tidak melukat, jadi pas Pagerwesi saya datang melukat ke sini. Saya melukat bersama saudara dan orangtua," ujar Derik, yang berasal dari Mengwi, Kabupaten Badung.

Ia percaya melukat bisa membersihkan diri secara jasmani dan rohani.

Hal ini bisa membuatnya lebih baik dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Umat Hindu yang datang melukat tidak hanya dari masyarakat Tababan atau Badung, ada juga yang datang dari daerah lainnya seperti Denpasar, Gianyar, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Argawa
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved