Penyengker Pura Dalem di Desa Karyasari Ambruk, Nyoman Wiranata: Mungkin Karena Alam

Penyengker ambruk diperkirakan karena tanahnya labil saat pembangunan senderan yang berada di bawahnya

Penyengker Pura Dalem di Desa Karyasari Ambruk, Nyoman Wiranata: Mungkin Karena Alam
Istimewa
Kondisi penyengker Pura Dalem Karyasari yang ambruk, Kamis (22/3/2018). 

TRIBUNBALI.COM, TABANAN- Penyengker Pura Dalem Desa Pakraman Karyasari, Kecamatan Pupuan ambruk pada Kamis (22/3/2018) sekitar pukul 17.30 Wita.

Penyengker ambruk diperkirakan karena tanahnya labil saat pembangunan senderan yang berada di bawahnya.

Senderen penyengker tersebut menggunakan dana BKK Provinsi senilai Rp 170 juta. 

Perbekel Desa Karyasari, I Nyoman Wiranata menjelaskan, penyengker ambruk sepanjang 26 meter dengan tinggi 2,5 meter disisi barat.

Hal ini diperkirakan karena tanahnya labil.

Memang krama setempat berencana akan membangun senderan penyengker dan sudah menggali tanah sejauh 3 meter dari penyengker.

"Tetapi penyengker keburu ambruk, padahal lokasi menggali lubang jauh," katanya, Kamis (22/3/2018).

Disebutkannya, Desa Pakraman Karyasari berencana akan membuat senderan di bawah penyengker dengan panjang 36 meter dan tinggi 5 meter.

Bahkan tepat di hari Pagerwesi, Rabu (21/3/2018), krama setempat sudah nasarin (memulai pembuatan pondasi), dan saat ini para tukang sudah menganyam besi untuk senderan.

"Hanya saja keburu ambruk, mungkin karena alam," imbuhnya. 

Karena kejadian sudah malam, ia belum sempat melaporkan hal ini ke BPBD Tabanan, tetapi sudah melaporkan peristiwa ini ke Camat Pupuan agar dapat diambil langkah selanjutnya.

"Kemungkinan besok kami akan kerja bakti, saya belum lihat sepenuhnya karena kondisi gelap dan agak malam saya ketahui, dan kerugian diperkirakan puluhan juta," tutur Wiranata. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved