Koster akan Kembangkan Padi Unggul Berteknologi Nuklir

Cagub Wayan Koster berencana mengembangkan bibit padi unggul yang menggunakan teknologi nuklir

Koster akan Kembangkan Padi Unggul Berteknologi Nuklir
Istimewa
Wayan Koster (ketiga dari kiri) melihat ujicoba bibit padi Sibeno di Subak Basah Sangkaragung, Jembrana, Kamis (22/3). 

Keempat, lanjutnya, lebih mudah dalam penanaman, baik secara modern maupun tradisional.

"Selain itu yang terpenting dari segi produktivitas lebih cepat panen dan hasilnya lebih tinggi dibanding bibit padi lain. Bisa menghasilkan 10 sampai 11 ton per hektare. Jadi dalam setahun dengan tiga masa panen, maka dengan lahan satu hektare akan menghasilkan beras sebanyak 30 ton. Sedangkan bibit padi yang biasa hanya menghasilkan 7 ton per hektare," terangnya.

Di samping itu, setelah dimasak akan menghasilkan nasi yang lebih pulen. 

"Bahkan kandungan kadar gulanya lebih rendah.Jadi dengan kualitas produk pertaniannya sudah tinggi, tentu harganya juga lebih tinggi lagi. Nanti akan saya buatkan badan usaha daerah yang khusus membeli dan memasarkan hasil pertanian. Dari segi aturan juga akan kami buatkan peraturan daerah," imbuhnya.

Pembentukan badan usaha daerah dan Perda tentang perlindungan produk pertanian lokal dimana tiap hotel dan restoran nantinya diminta agar  memprioritaskan membeli produk pertanian lokal Bali.

Hal itu menurutnya, merupakan cara penyelesaian permasalahan pertanian di sektor hilir.

"Nantinya jika bibit ini terbukti berhasil akan saya gunakan di seluruh Bali. Kira-kira pada bulan Mei akan panen perdana. Nanti saya akan cek lagi hasilnya ke sini," ujarnya.

Setelah menyaksikan secara langsung uji coba padi Sibeno yang telah mengalami masa tanam 62 hari, dan membandingkan dengan padi berbeda dengan masa tanam yang sama di lahan sebelahnya, ternyata tumbuh lebih tinggi dan sehat.

Koster pun optimistis bibit padi unggulan Sibeno akan mampu mengasilkan kualitas padi seperti hasil penelitian Prof Yohanes.

"Bibit padi ini juga sudah diujicoba di beberapa daerah di Indonesia, ternyata hasilnya sangat bagus sesuai hasil penelitian. Saya optimis ujicoba di Bali juga akan berhasil," katanya.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved