Dituduh Ganggu Rumah Tangga Orang, Gede Purnama Disambangi 10 Pria Hingga Alami Pemukulan

Apes dialami Gede Purnama, pria asal Banjar Serai, Desa Serai, Kintamani itu menjadi korban pengeroyokan, lantaran dituduh

Dituduh Ganggu Rumah Tangga Orang, Gede Purnama Disambangi 10 Pria Hingga Alami Pemukulan
Istimewa
Gede Purnama (baju putih) saat menjelaskan kejadian perkara pengeroyokan, Jumat (23/3) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Apes dialami Gede Purnama, pria asal Banjar Serai, Desa Serai, Kintamani itu menjadi korban pengeroyokan, lantaran dituduh mengganggu rumah tangga orang lain.

Berdasarkan informasi, kasus pengeroyokan ini terjadi pada hari Jumat (23/3). Pada pukul 21.15 Wita, Gede Purnama disambangi oleh 10 pria yang tidak dikenalnya, saat berada di rumah.

Pria berusia 38 tahun ini pun kemudian memutuskan untuk menemui orang-orang tersebut.

Tanpa diduga, salah seorang dari kelompok itu yang diketahui bernama Bruno, menuduh Gede Purnama telah mengganggu rumah tangganya, dan hendak menyewa istri pria tersebut.

Adu mulut tak dapat dihindarkan, lantaran Gede Purnama menyangkal tuduhan Bruno.

Di sisi lain, beberapa warga yang mendapati adu mulut, berusaha untuk melerai keduanya.

Namun, dua orang rekan Bruno, secara tiba-tiba menyerang, dan melepaskan bogem mentah pada Gede Purnama, hingga mengenai pelipis kanannya.

Atas tindakan tersebut, Gede Purnama langsung melapor ke Polsek Kintamani.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Putu Gunawan membenarkan telah terjadi tindak pengeroyokan.

Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian, usai mendapati laporan tersebut.

Diakui situasi kejadian pengeroyokan memang sempat memanas, sehingga pihaknya langsung mengimbau warga setempat, agar masalah tersebut tidak berkembang dan menjadi bentrokan antar kelompok.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Perbekel Desa Serai, dan Desa Bunutin, serta tokoh-tokoh adat setempat, untuk bersama-sama menenangkan warga, dan mengimbau agar permasalahan ini tidak berkembang," ucapnya, Sabtu (24/3/2018).

Terhadap pelaku pemukulan, lanjut Kompol Gunawan, pihaknya telah mengamankan tersangka pemukulan, atas nama Komang Arya (27), dan Komang Jaya (30), yang mana keduanya berasal dari Banjar Bunutin, Desa Bunutin, Kintamani, Bangli. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved