Donald Trump: Banyak Pengacara Ingin Bela Saya Dalam Kasus Rusia
Donald Trump mengatakan banyak pengacara dan firma hukum ingin membelanya dalam kasus tuduhan campur tangan Rusia dalam Pemilu 2016
TRIBUN-BALI.COM, PALM BEACH - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan banyak pengacara dan firma hukum ingin membelanya dalam kasus tuduhan campur tangan Rusia dalam Pemilu 2016.
Pernyataan ini disampaikan Trump setelah pengacara utama yang mewakili Trump dilaporkan akan mengundurkan diri.
Trump mengatakan, Minggu (25/3/2018), bahwa dia bahagia dengan tim hukumnya yang sudah ada.
"Ada banyak pengacara dan firma hukum ingin mewakili saya dalam kasus Rusia," ujar Trump.
Pengacara Trum, termasuk Dowd, telah bernegosiasi dengan penasehat khusus Robert Mueller atas ruang lingkup dan persyaratan pemeriksaan Trump.
Mueller menyelidiki campur tangan Rusia dalam pemilihan Presiden 2016.
Selain juga menyelidiki apakah ada kolusi dengan kampanye Trump.
Trump sekali lagi pada hari Minggu bersikeras tidak ada kolusi.
Sebelumnya diberitakan Dowd merupakan pengacara utama bagi tim hukum Trump yang berurusan dengan Mueller yang menyelidiki campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.
Mueller juga sempat menginvestigasi Trump untuk kemungkinan terhalangan keadilan.
Tim hukum Gedung Putih dilaporkan telah bekerja sama dengan penyelidik Mueller.
Sementara itu, Dowd lewat pembicaraannya dengan wartawan mengatakan meminta Mueller untuk mengakhiri dugaan penyelidikan kolusi Rusia.
Dia menuduh penyelidikan tersebut terlalu dibuat-buat dan didasarkan bukti yang sudah dicurangi.
Trump juga menyampaikan hal serupa.
Dia malah menuding penyelidikan yang dilakukan Mueller ini 'ditunggangi' oposisi.
"Pemeriksaan Mueller seharusnya tidak dimulai, karena tidak ada kejahatan," ucap Trump kala itu.
Dia mengatakan tim Mueller merupakan orang dari Demokrat dan memiliki konflik kepentingan besar.(AP/AFP)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/trump_20180117_173951.jpg)