29 Orang Ikuti Sidang Tipiring di Kantor Desa Sumerta Kauh, Ini Pelanggarannya

Sebanyak 29 orang pelanggar tindak pidana ringan mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Senin (26/3/2018) pagi.

29 Orang Ikuti Sidang Tipiring di Kantor Desa Sumerta Kauh, Ini Pelanggarannya
Tribun Bali/Putu Supartika
Sidang Tipiring bagi pelanggar KTR dan PKL yang tidak berjualan pada tempatnya yang dilakukan di Kantor Desa Sumerta Kauh, Denpasar, Senin (26/3/2018). 

TRIBUN-BALI COM, DENPASAR - Sebanyak 29 orang pelanggar tindak pidana ringan mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Senin (26/3/2018) pagi.

Sidang ini dilaksanakan di Kantor Desa Sumerta Kauh, Denpasar, Bali yang dipimpin oleh Hakim Wayan Sukanila yang didampingi Panitera Agustini Muliani dan Jaksa Yudhi Purwanta.

Dari semua pelanggar tersebut, 19 orang merupakan pelanggaran merokok di Kawasan Tanpa Rokok (KTR), serta 10 orang lainnya merupakan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan tidak pada tempatnya.

Menurut Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, pelanggar KTR yang disidangkan merupakan hasil dari sidak di RSUP Sanglah, RS Wangaya, serta Lapangan Puputan Badung.

‘’Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera agar mereka tidak mengulangi lagi kesalahannya, maka harus dilakukan Sidang Tipiring,’’ kata Sayoga.

Selain itu, hal ini juga sebagai ajang sosialisasi Perda, sehingga masyarakat ikut perduli dan ikut bertanggungjawab untuk menciptakan suasan yang nyaman.

"Sidang Tipiring ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan atau untuk menghukum masyarakat, tetapi mengajak masyarakat untuk menegakkan aturan karena ini merupakan salah satu bagian dari revolusi mental," imbuhnya.

Menurut Sayoga, sanksi yang dijatuhkan berupa denda kepada pelanggar mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved