Sponsored Content

Menikmati Alam Pedesaan Bali di Puri Gangga Resort

Dikelilingi oleh lembah hijau, persawahan dan tegalan. Bahkan, kolam renang umum yang disediakan pun, tepat berada di atas lembah.

Menikmati Alam Pedesaan Bali di Puri Gangga Resort
Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta
Puri Gangga Resort 

Yoga dan spa dapat dinikmati secara gratis berdasarkan ketentuan waktu yang sudah ditetapkan pihak hotel.

“Puri Gangga terdiri dari 20 kamar. Paling eksklusif ialah pool villa dan garden villa karena masing-masing cuma ada dua kamar. Sementara yang lainnya, masing-masing delapan kamar,” ujar Mudatra.

Puri Gangga Resort
Puri Gangga Resort (Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta)

Sesuai tagline, ‘a home in a living culture’, kata Mudatra, nuansa yang ditonjolkan lebih kepada kebudayaan Bali.

Seperti, kondisi alam hijau, arsitektur bangunan khas Bali, adanya alunan suara gamelan, serta aktivitas persembahan suci ala Hindu Bali, yakni menghaturkan canang sebagai upaya mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Sebagai upaya tamu mengenal budaya Bali lebih dekat, setiap Selasa pukul 14.00 Wita, pihak hotel mengadakan kegiatan membuat canang sari dan bokoran.

”Kita juga ada aktivitas yoga mulai  pukul 08.30  sampai 09.15 Wita, itu gratis. Tapi, kalau ada tamu mau yoga di luar jam ini, harganya 150 ribu per jam per orang. Mentor yoga kami ada empat, dari staf yang memiliki keahlian yoga,” ucapnya.

Setiap Senin dan Jumat, ada kegiatan village tour, dengan mengambil contoh Desa Sebatu.

Puri Gangga Resort
Puri Gangga Resort (Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta)

Tamu diajak melihat bangunan khas Bali, beradaptasi dengan penduduk lokal sembari mempelajari cara masyarakat mengejawantahkan budaya Hindu dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini bertujuan, supaya tamu mengetahui setiap budaya yang disajikan di hotel, masih eksis di masyarakat.

Bagi wisatawan yang menyukai wisata bersepeda, Puri Gangga Resort juga memiliki kegiatan cycling, yang dimulai dari Bayung Gede Kintamani dan berakhir di Uma Kaja Sebatu.

Selama mengayuh sepeda, wisatawan dapat menyaksikan secara langsung kehidupan pedesaan khas Bali. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved