Upaya Pelestarian Warisan Medis Bali Kuno Terkendala Hal Ini

Pengaplikasian teks usada dengan memanfaatkan potensi tanaman herbal yang ada di sekitar ini terkendala beberapa hal.

Upaya Pelestarian Warisan Medis Bali Kuno Terkendala Hal Ini
Tribun Bali/Eurazmy
Lontar Pusat Kajian Lontar FIB Universitas Udayana menunjukkan teks lontar usada, Kamis (29/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, eurazmy

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kebudayaan Bali sejak beratus tahun silam telah mewariskan sistem pengetahuan dalam bidang medis yang tak kalah dengan pengobatan modern.

Hal itu dibuktikan dari adanya teks lontar usada.

Pengetahuan ini diwariskan secara turun-temurun melalui teks beraksara Bali yang tergurat pada daun lontar.

Teks usada ini bisa dilihat di Perpustakaan Pusat Kajian Lontar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Denpasar.

Namun pengaplikasian teks usada dengan memanfaatkan potensi tanaman herbal yang ada di sekitar ini terkendala beberapa hal.

Tantangan pengaplikasian lontar usada ini ada tiga hal.

Yaitu kendala bahasa, ketersediaan bahan tanaman obat, dan kesadaran masyarakat.

Dikatakan Staf Petugas di Pusat Kajian Lontar Universitas Udayana, Putu Eka Gunayasa, bahwa bahasa menjadi tantangan paling utama.

Selain karena teks beraksara Bali, teks ini umumnya menggunakan bahasa metafora yang hanya diketahui orang tertentu.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved