300 Relawan Gen AMPM Bali Deklarasikan Anis Matta Sebagai Calon Presiden 2019

Sebanyak 300 lebih relawan pendukung Anis Matta Mendeklarasikan Anis Matta sebagai calon Presiden 2019

300 Relawan Gen AMPM Bali Deklarasikan Anis Matta Sebagai Calon Presiden 2019
Tribun Bali/Busrah Ardans
Suasana deklarasi Anis Matta sebagai Calon Presiden Indonesia 2019 oleh Gen AMPM Bali, di Monumen Bajra Sandhi Renon, Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Sabtu (31/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Bali: Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 300 lebih relawan pendukung Anis Matta untuk menjadi calon Presiden di Tahun 2019, memadati Monumen Bajra Sandhi Renon, Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Sabtu (31/3/2018), sekira pukul 15.00-18.00 wita sore kemarin.

Relawan yang mengatasnamakan dirinya Generasi (Gen) Anis Matta Pemimpin Muda (AMPM) Bali ini baru saja mendeklarasikan Anis Matta sebagai calon presiden 2019 dengan mengusung tema Arah Baru Indonesia.

Achmad Rosyadi Lubis selaku Koordinator Wilayah Gen AMPM Bali mengatakan, saat ini timnya berusaha mencapai 12 ribu relawan untuk Anis Matta.

"Kami targetkan 12 ribu relawan yang tersebar dari berbagai kabupaten/kota ini. Cuma sekarang masih bergerak di angka 300-an." kata Rosyadi.

Saat ini timnya masih bergerak dengan sosialisasi ke daerah, event, baliho, dan spanduk yang tersebar di Bali.

"Kami sudah menghabiskan 600 lebih kaos, ribuan stiker, dan ini relawan yang menyebarkannya," katanya.

Adapun relawan tersebut secara personal banyak dari PKS, hanya saja mereka berinisiatif bergerak sendiri untuk mendukung Anis Matta.

Rosyadi mengungkapkan jika kadernya tidak tertutup bagi siapapun.

"Memang mayoritas kader PKS tapi kita tidak menutup diri dengan non-muslim. Karena berbicara Indonesia bukan bicara satu partai saja, apalagi sebagian besar rakyat Indonesia menginginkan pergantian pemimpin. Dan kami punya pemimpin muda Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Achmad Khanafi Ketua Jaringan Relawan Anis Matta Bali menjelaskan, saat ini elektabilitas Anis Matta masih pada angka 5-8 persen.

"Kemarin yang dirilis media, elektabilitas Anis Matta masih bergerak 5-8 persen. Tentu kami targetkan 50 persen sampai mendekati pendaftaran. Kami yakin bisa apalagi masih memiliki cukup waktu," tutur dia.

Menurutnya tim akan berjalan bertahap.

"Kami belum lakukan serangan yang mengudara, semisal televisi. Ustadz Anis menurut kita dia piawai dalam komunikasi, apalagi ke berbagai elemen yang menyangga kekuatan Indonesia seperti elite politik, militer, ekonomi, sehingga mampu melawan incumbent," ujarnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved