Luar Biasa! Lontar Usada Taru Pramana Ungkap Khasiat Kulit Pohon Kamboja, Ini Khasiatnya

Sebagian orang Bali tahu bahwa bunga kamboja tersebut baunya harum dan sering dipakai untuk metanding, menghias pretima,

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Lontar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Semua orang pasti sudah tahu pohon kamboja atau dalam istilah Bali-nya adalah jepun.

Sebagian orang Bali tahu bahwa bunga kamboja tersebut baunya harum dan sering dipakai untuk metanding, menghias pretima, maupun untuk hiasan di rambut.

Namun tidak semua orang tahu bahwa kulit pohon (babakan) kamboja memiliki khasiat untuk pengobatan tradisional.

Dalam lontar Usada Taru Pramana yang ditulis oleh Prabu Narayasa putra dari Mpu Kuturan dikatakan: titiang taru jepun, daging anget, don ring engket taler anget, akah dumalada, titiang dados anggen tamba sakit bangkiang, ambil babakan tiange anggen wedak, ra, pamor bubuk, ulig raris urapang.

Intinya yaitu, saya bernama pohon kamboja, pohon saya hangat (panas), daun hingga getah juga hangat, akar sedang. Saya bisa digunakan sebagai obat sakit pinggang, ambil kulit saya pakai boreh, campur pamor bubuk, ulig lalu urapkan.

Intinya kulit pohon (babakan) kamboja digunakan sebagai boreh (obat luar) untuk obat sakit pinggang.

Caranya campur dengan pamor (kapur sirih) bubuk, setelah itu diulig dan diurapkan atau dioleskan pada pinggang yang sakit. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved