Mahasiswi PTN di Bali Ungkap di Medsos Tudingan Pelecehan Seksual oleh Dosen

Di kalangan mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di Bali, beberapa hari terakhir beredar screenshot (potongan gambar percakapan)

Mahasiswi PTN di Bali Ungkap di Medsos Tudingan Pelecehan Seksual oleh Dosen
Net
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Di kalangan mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di Bali, beberapa hari terakhir beredar screenshot (potongan gambar percakapan) yang berisi tulisan seorang mahasiswi di akun Instastory Instagram-nya.

Isinya adalah tudingan si mahasiswi bahwa ia mengalami pelecehan seksual dari dosen pembimbingnya.

Dalam screenshot itu tertulis bahwa si mahasiswi mengaku dari sebuah PTN di Bali.

“Saya mahasiswa FH Un*** 2014 merupakan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu dosen pembimbing serta salah satu dosen penguji. Pelecehan seksual yang bagaimana? 1. Godaan verbal berkonotasi seksual, 2. Kontak fisik yang tidak diinginkan, 3. Ajakan melakukan hubungan seksual.

Ya, 3 hal tersebut menjadi makanan saya sehari-hari selama 6 bulan terakhir pengerjaan skripsi saya. 4 bulan pertama, saya harus secara berkala bertemu dengan dosen pembimbing saya demi selesainya skripsi saya.

Awalnya, berupa pujian. Lanjut, sentuhan di paha hingga selangkangan saya. Sekali, dia meraba payudara saya dan mencoba memeluk saya dari belakang. Hingga terakhir, dia dengan lancang bertanya "biasanya kamu dibayar berapa? Kita rayain kelulusanmu di hotel yu, saya bayar". SAYA DIAM," demikian tulisan Instatory Instagram-nya yang screenshot-nya beredar luas itu.

Pada tulisan tersebut juga disampaikan kekecewaan. "Miris ya saat pelecehan seksual di suatu Instansi Pendidikan udah dianggap 'Rahasia Umum'."

Untuk memastikan kebenaran screenshot status di medsos tersebut, media melakukan konfirmasi ke pemilik akun. Dia merespon, namun enggan berkomentar banyak.

Menurut dia, kasus yang menimpanya ini masih dibicarakan di internal kampus.

"Saya belum bisa ngomong, karena masih dibicarakan di internal kampus," ujar pemilik akun itu melalui percakapan ponsel yang juga didengar Tribun Bali, Senin (2/4) kemarin.

Halaman
1234
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved