Hal Ini yang Membuat Buah Manggis Bali Diminati Untuk di Ekspor

Dibukanya kembali kran ekspor buah manggis asal Indonesia ke China, membuat perekonomian produsen manggis di Pupuan dan Selemadeg Barat, Bali membaik

Hal Ini yang Membuat Buah Manggis Bali Diminati Untuk di Ekspor
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Balai Karantina Pertanian Awasi Ekspor Manggis ke Negeri Tirai Bambu China 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Mulai dibukanya kembali kran ekspor buah manggis asal Indonesia ke China, membuat perekonomian produsen manggis di Bali khususnya Pupuan dan Selemadeg Barat membaik.

Sejak dimulai akhir tahun 2017 lalu, ekspor manggis langsung ke negeri tirai bambu diharapkan Bali dapat berkontribusi 20 sampai 30 persen untuk mengisi target ekspor nasional manggis.

“Permintaan ekspor luar negeri manggis sangat terbuka, sekarang ada tiga buyer kami di sini dari China. Kami belum dapat memenuhi sepenuhnya permintaan mereka, tetapi kami akan berusaha untuk mencapai target tersebut,” ucap Eksportir Manggis PT Radja Manggis Sejati, Jero Putu Tesan, Kamis (5/4/2018).

Mengenai kualitas manggis yang dihasilkan, Jero Putu menyampaikan sama saja dengan manggis dari daerah luar Bali lainnya, tetapi mungkin ada sedikit perbedaan.

“Cuma mungkin ada cita rasanya yang berbeda. Mungkin dari ketinggian laut, segi pengairan, dan pemupukan yang mengakibatkan manggis kami memiliki cita rasa yang berbeda,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Balai Karantina Pertanian (BKP) Klas I Denpasar terus memaksimalkan peluang ini untuk mengakselerasi ekspor tersebut dari Bali.

"Kami bantu kawal melalui pengawasan in line inspection kepada petani dan eksportir, sehingga kualitas terjaga dan proses pemeriksaan karantina di tempat pengeluaran ekspor menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien" jelas Kepala BKP Klas I Denpasar Putu Terunanegara.

Terunanegara menyampaikan, terdapat beberapa hal yang perlu dipenuhi untuk menjaga kualitas manggis, diantaranya tampilan fisik, bebas dari kutu putih, dan semut.

Simak videonya berikut.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved