Kepergok Warga Spesialis Pejambret Nyebur Sungai Taman Pancing, Hasil Curian untuk Main Judi Tajen

Adalah I Wayan Mandi (23) asal Karangasem yang menjambret handphone (HP) Samsung Galaxy S7 warna Gold milik warga negara Denmark, Cristina Louise

Kepergok Warga Spesialis Pejambret Nyebur Sungai Taman Pancing, Hasil Curian untuk Main Judi Tajen
Tribun Bali/Dwi Suputra/ist
Pejambret asal Karangasem , I Wayan Mandi (23) dibawa petugas ke Polsek Denpasar Selatan setelah ditangkap karena gagal menjambret HP milik seorang turis asal Denmark di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Denpasar. Spesialis jambret itu sempat mencebur ke sungai untuk hindari kejaran warga. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali berhasil mengamankan seorang pelaku penjambretan.

Adalah I Wayan Mandi (23) asal Karangasem yang menjambret handphone (HP) Samsung Galaxy S7 warna Gold milik warga negara Denmark, Cristina Louise Traborg Bruun (29) pada Rabu (4/4) pukul 17.00 Wita.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah di Jalan Bypass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Denpasar Selatan, tepatnya di jembatan Pura Tanah Kilap.

Wayan Mandi pun diamankan oleh tiga anggota Ditlantas dan diserahkan ke Mapolsek Denpasar Selatan.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/4), Kepala Satuan (Kasat) Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Bali, AKBP Made Suarjana membenarkan peristiwa tersebut.

Made Suarjana mengatakan, ia mendapat informasi dari anggotanya bahwa terjadi penjambretan dan berhasil diamankan oleh tiga petugas Ditlantas Polda Bali.

"Saya menerima informasi dari anak buah saya bahwa terjadi penjambretan di Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai. Kata warga masyarakat, terjadi tarik menarik barang yang dijambret antara pelaku dan korban, sehingga masyarakat memberi informasi kepada anggota saya yang kebetulan melakukan patroli dekat di area situ," jelas Made.

Made melanjutkan, setelah upaya tarik-menarik itu, pelaku berhasil kabur. Namun karena dikejar warga dan terpepet, pelaku melompat ke sungai taman pancing di kawasan Tukad Badung.

"Pas tarik-menarik keduanya sama-sama jatuh dari motor. Nah, si pelaku ini mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai taman pancing. Setelah itu warga yang mengejar sudah banyak, kemudian anggota saya datang dan membawa naik pelaku dari sungai taman pancing. Kemudian anggota saya membawa pelaku ke Polsek Denpasar Selatan," kata dia.

Pelaku mengincar HP korban. “Yah biasalah tamu, lagi menelepon, SMS atau main HP kemudian didekati,” kata Made.

Halaman
1234
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved