Breaking News:

Komplotan Begal Usia 17 Tahun ke Bawah di Kuta Bikin Resah, Mahasiswa Jadi Sasaran

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Kamis (12/4/2018) kejadian pembegalan ini dilakukan komplotan begal belia pada awal April lalu.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Istimewa
Reskrim Polsek Kuta mengamankan komplotan begal belia. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Reskrim Polsek Kuta mengamankan komplotan begal belia.

Adalah IKD (17), PRO (17), SH (15), RHP (16), dan YP (17).

Komplotan ini diringkus usai melakukan pembegalan terhadap seorang mahasiswa bernama Andrian Ramdhani (24).

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, Kamis (12/4/2018) kejadian pembegalan ini dilakukan komplotan begal belia pada awal April lalu.

Mereka beraksi di kawasan Simpang Bingung Sunset Road Kuta, Badung, Bali pada Senin 2 April 2018 sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Selain menggasak motor milik korban, komplotan ini juga melakukan penganiayaan.

Korban dikeroyok hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Korban pun dibawa ke rumah sakit karena luka yang dideritanya.

“Korban bonyok dihajar sekitar delapan hingga sembilan anak muda. Tapi yang lima sudah kami tangkap,” ucap sumber Tribun Bali, kemarin.

Dijelaskan, peristiwa itu terjadi saat korban akan menaikan motor miliknya ke mobil pikap.

Sedianya, korban akan mengikuti turnamen motor.

Kemudian, datang komplotan begal belia tersebut. Mereka langsung menghajar korban.

Selain korban babak belur, pelaku juga merampas handphone (HP) dan sepda motor milik korban.

“Motor korban dirampas. HPnya juga,” imbuh sumber.

Selain tersangka, diamankan pula sebuah mesin sepeda motor dengan nomor 286308543, rangka sepeda motor dengan nomor MH32S60059K617484,

Dua buah sayap sepeda motor, sebuah tangki bahan bakar, sepasang roda, sebuah sadel sepeda motor, sebuah shock breaker, knalpot, empat buat arm belakang, stang motor dan uang tunai Rp 1 juta.

Para pelaku ini ditangkap tidak bersamaan. Penangkapan dilakukan terhadap YP terlebih dahulu pada Senin (9/4/2018) lalu.

YP diamankan berdasarkan pengecekan CCTV dan keterangan saksi di lapangan.

YP dan rekannya YHP diamankan di Jalan Pulau Kawe, Denpasar.

Akhirnya, dilakukan pengembangan dan meringkus satu per satu tersangka.

Dari YP ditangkao PRO di Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar, IKD dan RHP dibekuk di rumahnya di Jalan Badak Agung, Denpasar.

Setelah itu polisi memburu SH dan diciduk di Jalan Drupadi, Denpasar.

“Mereka ini punya peran masing-masing,” ungkapnya.

Untuk KDK, berperan merampas sepeda motor korban.

Motor dibawa ke rumah PRO lalu mesin motor tersebut dibongkar KDK.

Sedangkan PRO mendorong motor hasil begal itu dan SH bagian memukul korban dan merampas HP.

Sedangkan YP bertugas menjual knalpot dan karburator.

“Jadi peran mereka sendiri-sendiri. Dan masih ada tiga atau empat temannya yang belum tertangkap,” jelasnya.

Pengembangan Kasus

Kanit Reskrim Polsek Kuta IPTU Ario Seno menuturkan kebenaran penangkapan komplotan KDK dan kawan-kawan.

Hanya ia belum bisa mengulas lebih jauh sebab masih dalam pengembangan (menangkap rekan para tersangka yang masih buron).

“Nanti ya, akan kami rilis,” bebernya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved