Tanya Kepastian Bandara Bali Utara, Adi Wiryatama: 10 Tahun Lagi Sama Saja Bohong

Pimpinan DPRD Bali mendatangi Kemenko Kamaritiman di Jakarta untuk mendapatkan kepastian pembangunan bandara di Bali utara, Kamis (12/4/2018).

Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tamba juga mengharapkan persoalan pembangunan Bandara Bali Utara itu cepat teratasi.

Hal ini menyangkut keseimbangan pembangunan di wilayah Bali selatan dan utara.

"Kami di daerah tunduk kepada pemerintah pusat, apapun keputusan di atas kami bisa menerima. Yang paling penting persoalan keseimbangan Bali cepat teratasi," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan rencana pembangunan bandara baru di Bali utara akan dilakukan setelah Bandara Ngurah Rai di Tuban, Badung, mencapai kapasitas penumpang tertinggi atau sudah penuh.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (10/4/2018), mengatakan pertumbuhan penumpang di Bali terus mengalami peningkatan seiring tumbuhnya industri pariwisata nasional.

"Tahun ini saja ada 21 juta penumpang. Tambah tahun tambah besar, bisa mencapai 30-31 juta penumpang. Ini yang harus dikelola," katanya.

Adapun Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan telah menyatakan pembangunan Bandara Bali Utara tetap dilanjutkan.

Alasannya, pembangunan Bandara Bali Utara lebih murah ketimbang menambah panjang landasan pacu alias runway di Bandara Ngurah Rai. Biaya pembangunan runway disebutkan bisa mencapai Rp 27 triliun.

"Runway sudah kita putuskan gak ditambah dua line karena penambahan itu membutuhkan Rp 27 T padahal cuma nambah 10 juta penumpang, jadi gak sesuai. Jadi kita lebih pilih bangun yang Bali Utara," ucap Luhut saat ditemui di kantornya di Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Pertimbangan itu diperoleh dari hasil pertemuan antara dirinya dengan sejumlah pemangku kebijakan termasuk Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Hasil pertemuan itu juga yang disampaikan Luhut saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved