PM 2,5 yang Dihasilkan PLTU Batubara Bisa Terbang hingga Ratusan Km dari Sumber Pembakaran

PM 2,5 juga dihasilkan oleh pembakaran PLTU batubara. Bahkan polutan yang dihasilkan bisa terbang hingga ratusan kilometer jauhnya

PM 2,5 yang Dihasilkan PLTU Batubara Bisa Terbang hingga Ratusan Km dari Sumber Pembakaran
Tribun Bali/Rino Gale
Aplikasi udarakita 

Laporan Wartawan Tribun Bali - Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ternyata PM 2,5 juga dihasilkan dari pembakaran PLTU batu bara.

Begitu telah disampaikan melalui kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia di Acara Tour Kapal Rainbow Warrior dengan tema "Bali Beralih Ke Energi Terbarukan" di Pelabuhan Benoa, Minggu (15/4/2018).

Partikel ini disebut PM 2,5 (partikel 2,5 mikron) artinya jika dibandingkan dengan sehelai rambut manusia, partikel ini adalah sehelai rambut dibagi menjadi 30, itulah polutan yang berbahaya di udara.

PM 2,5 ini sangat berbahaya karena ukurannya yang sangat kecil bisa masuk ke dalam hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Bondan Andriano selaku pengkampanye iklim dan energi Greenpeace indonesia mengatakan, PM 2,5 ini juga dihasilkan dari pembakaran PLTU batubara.

Pembakaran ini menghasilkan NOKS dan SOKS yang kemudian bereaksi di udara menjadi PM 2,5.

Berdasarkan hasil riset, PM 2,5 ini bisa terbang atau keluar dari sumber pembakaran hingga ratusan kilometer jaraknya.

"Itu yang kami khawatirkan, dimana letak pembakaran dan pembuangannya," katanya.

Lanjutnya, dari hasil pantau di PLTU Celukan Bawang, mulai pagi hari berkisar pukul 04.00 sampai 07.00 Wita, sudah menunjukan kualitas udara yang kurang sehat.

"Aplikasi 'udarakita' menunjukan grafik udara. Dalam satu hari ini bisa dilihat persentasinya, berapa persen sehat dan berapa persen tidak sehat" tambahnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved