Breaking News:

Kisah Awak Kapal Selam TNI AL Sebrangi Terusan Suez Sampai Bikin Mencak-mencak Prancis

Saat itu tahun 1987, awak KRI Cakra sudah berada di Jerman untuk membawa pulang kapal selam tersebut ke Indonesia.

Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Kapal Selam TNI AL 

Ketika melewati terusan Suez dan masuk ke Laut Merah rupanya dari perairan Jibouti, KRI Cakra sudah dikuntit oleh sebuah pesawat intai maritim P3 Orion milik Angkatan Laut Prancis.

Maksud dari P3 Orion AL Prancis tersebut ialah memata-matai KRI Cakra dan mengambil data-data tentang kapal selam milik Indonesia tersebut.

 
KRI Cakra kemudian menyelam sampai kedalaman 75 meter di bawah permukaan laut.

Tak mau kehilangan sasarannya P3 Orion Prancis kemudian melemparkan Sonobouy, yakni semacam alat pemancar sonar yang dicemplungkan ke laut untuk mendeteksi keberadaan kapal selam.

Tapi KRI Cakra bukannya menghindari pancaran sonar tersebut.

Komandan kapal malah menyuruh agar KRI Cakra naik ke permukaan, menampakkan diri ke pesawat milik AL Prancis itu.

Lebih gilanya komandan lantas menyuruh awak kapal untuk mengambil sonobouy itu.

Sonobouy lantas diambil dan dimatikan transponder sonar pelacaknya kemudian dibawa masuk ke dalam kapal selam.

Melihat hal itu awak pesawat P3 Orion Prancis bingung dan berang lantaran sonobouy yang harusnya melacak KRI Cakra malah 'digondol' oleh targetnya sendiri.

Hingga pesawat itu tak bisa lagi melacak keberadaan kapal selam milik Indonesia tersebut.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved