Korban Tewas Akibat Miras Oplosan Mencapai 112 Orang, Polri Instruksikan Razia Besar-Besaran

Wakil Kepala Polisi RI Komjen Syafrudin menyebut korban meninggal minuman keras (miras) oplosan secara nasional ada sekitar 112 orang

Korban Tewas Akibat Miras Oplosan Mencapai 112 Orang, Polri Instruksikan Razia Besar-Besaran
KOMPAS.com

TRIBUN-BALI.COM, BANDUNG - Wakil Kepala Polisi RI Komjen Syafrudin menyebut korban meninggal minuman keras (miras) oplosan secara nasional ada sekitar 112 orang.

Hal tersebut terungkap dalam rilis penangkapan SS yang dilaksanakan di tempat produksi miras oplosan yang juga kediaman SS di Jalan By Pass, RT 03/08 Cicalengka Wetan, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/2018).

"Karena ini (miras), anak kita sudah banyak korban (meninggal), 112 orang di seluruh Indonesia," kata Syafruddin, Kamis (20/4/2018).

Dari ratusan korban miras tersebut, korban jiwa terbanyak berada di wilayah Jabar, sementara korban lainnya tersebar di seluruh Indonesia seperti di DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan daerah lainnya.

Seperti diketahui ada 62 orang total korban meninggal akibat miras di Jabar, yang terdiri dari 45 orang meninggal di Cicalengka, Kabupaten Bandung; 7 orang di Kota Bandung; 7 orang di Kabupaten Sukabumi; 2 orang di Kabupaten Cianjur, dan 1 orang meninggal di Kabupaten Ciamis.

"Yang terbanyak (korban meninggal dunia) di Jabar," jelasnya.

"Saya konsisten nyatakan ini tak hanya di Jabar, DKI, dan Kalimantan Selatan tapi juga terjadi di daerah lainnya," imbuhnya.

Karena itu, sebelum memasuki Bulan Ramadhan, pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah melakukan operasi razia besar-besaran.

Pasalnya dalam satu bulan ini, persoalan miras tidak hanya memakan korban, tetapi juga menjadi perhatian publik.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan antar-departemen, Kementerian dan lembaga untuk bahu membahu menangani masalah miras oplosan ini dengan serius.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved