Ibu dan 2 Anaknya Tewas Terperosok ke dalam Kali, Jasad Ditemukan Saling Bertumpukan
Kecelakaan lalulintas terjadi di Desa Telaga Buleleng, mengakibatkan tiga orang korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP)
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kecelakaan lalulintas terjadi di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Jumat (20/4/2018) sekira pukul 15.00 Wita.
Insiden ini mengakibatkan tiga orang korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), dan satu korban lainnya berhasil selamat dan kini sedang menjalani perawatan di RS Santhi Graha Seririt.
Tiga korban meninggal itu masing-masing bernama Ni Putu Nina Damayanti (32), warga asal Banjar Dinas Kedewatan, Desa Mundeh Kauh, Tabanan, Ni Putu Ayu Sanri Widiantari (14) dan Ni Komang Sri Mulyani (7).
Sedangkan, satu korban yang berhasil selamat adalah Ni Sayu Putri Anggita Cahyanti (8).
Kapolsek Busungbiu, AKP Nengah Mulyadi mengatakan, korban bernama Ni Putu Nina Damayanti mulanya membonceng ketiga anaknya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 7515 HR.
Saat melintas tepat di TKP, kondisi jalan dalam keadaan menurun, bertikungan tajam serta bergelombang.
Ditambah lagi saat kejadian, hujan turun dengan deras, membuat jalan menjadi licin.
Diduga, saat melintas di tikungan tajam, sepeda motor Putu Nina Damayanti terpeleset hingga akhirnya mereka terperosok ke dalam kali, sedalam kurang lebih tiga meter.
"Saat kejadian pengendara (Ni Putu Nina Damayanti) mengenakan jas hujan. Sehingga kami menduga yang bersangkutan sulit menyelamatkan diri karena terlilit jas hujan dan jatuh ke dalam kali bersama motornya," ucap Mulyadi.
Saat ditemukan, ketiga korban yang meninggal saling bertumpukan dengan sepeda motornya.
Posisi paling bawah adalah Ni Komang Sri Mulyani, di tengah Ni Putu Santi Widiantari, dan yang paling atas adalah ibunya, Ni Putu Nina Damayanti.
"Untuk korban yang selamat katanya ikut jatuh juga. Warga yang sempat menyelamatkan," katanya.
Ketiga korban yang tewas berhasil dievakuasi sekitar beberapa jam kemudian dibantu oleh warga sekitar.
Berdasarkan pengakuan keluarga, keempat korban itu datang dari Tabanan dan hendak pergi ke rumah keluarganya di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak.
"Jasad ketiga korban sempat dititipkan di Puskesmas Busungbiu, sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga ke rumah duka. Sedangkan satu korban yang berhasil selamat kini menjalani perawatan di RS Shanti Graha Seririt," jelas Mulyadi.
Hingga saat ini pihak kepolisian Polsek Busungbiu bersama dengan Satlantas Polres Buleleng masih mendalami kasus lakalantas tersebut, untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan.
"Ini masih dugaan sementara, laka lantas terjadi akibat kelalaian pengendara sendiri. Kurang berhati-hati dan kelebihan muatan, membonceng ketiga anaknya," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lakalantas_20150422_181238.jpg)