Upacara Massal Ringankan Beban Hutang Kepada Leluhur dari Paket Suwasta

Biaya upacara utamanya Ngaben dari segi pembiayaan bagi sebagian masyarakat masih cukup membebani

Upacara Massal Ringankan Beban Hutang Kepada Leluhur dari Paket Suwasta
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kegiatan Simakrama Paslon Suwirta kasta di Banjar Takmung, Minggu (22/4/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Biaya upacara utamanya Ngaben, walaupun masyarakat Bali ikhlas melaksanakannya, namun terkadang dari segi pembiayaan bagi sebagian masyarakat masih cukup membebani, walaupun dilaksanakan secara massal.

Hal inilah yang menjadi perhatian calon Bupati Petahana di Klungkung, I Nyoman Suwirta dengan membuat upacara manusia dan pitra yadnya massal gratis di setiap kecamatan di Klungkung.

Dalam setiap simakrama, I Nyoman Suwirta didampingi calon wakil Bupati I Made Kasta, selalu mendengung-dengungkan salah satu dari program panca santinya ini.

Seperti pada kegiatan Simakrama di Balai Banjar Takmung, Klungkung, Minggu (22/4/2018) pagi, program ini disambut antusias oleh krama desa setempat.

“Nanti program upacara manusia dan pitra Yadnya massal akan digelar disetiap kecamatan, yang bekerjasama dengan PHDI Klungkung, dimana anggaran dibantu oleh pemkab Klungkung,” ujar Cabup Suwirta dihadapan warga.

Namun, Suwirta juga menegaskan program yang akan mulai berjalan tahun anggaran 2019 ini, masyarakat tetap wajib membayar iuran tapi tidak sebesar pada saat ngaben biasanya yang biasa menghabiskan Rp 10 – Rp 15 juta persawa.

Dengan program ini setidaknya warga hanya mengeluarkan dana paling banyak Rp 1 juta saja.

“Kenapa krama wajib membayar, karena kita di Hindu meyakini bahwa Hutang Rna atau hutang kepada Pitara terlebih orang tua wajib kita bayarkan sebagai anak cucunya, dan Kami memberikan kesempatan krama untuk membayar urunan tersebut, hanya saja sangat jauh lebih ringan,” paparnya.

Suwirta juga menegaskan, program ini sebagai bentuk keseimbangan dan pemerataan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Klungkung.

“Kami banyak menerima keluhan, ada yang dapat bantuan ada yang tidak, dan dengan cara upacara inilah semua warga Klungkung akan terbantu, utamanya dalam hal pelaksanaan yadnya,” tandas Suwirta.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved