Liputan Khusus

Listrik Sampah Suwung Sebesar 20 MW, Masih Ditunggu Investor yang Tertarik

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Denpasar akan diubah menjadi energi listrik dengan teknologi waste to energy (WTE)

Listrik Sampah Suwung Sebesar 20 MW, Masih Ditunggu Investor yang Tertarik
Tribun Bali
Seorang pemulung mengangkut sampah yang sudah dipilah di TPA Suwung, Jl By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (16/10/2014). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Denpasar akan diubah menjadi energi listrik dengan teknologi waste to energy (WTE).

Pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) itu merupakan bagian dari revitalisasi TPA Suwung, yang antara lain akan mencakup pengurukan serta penghijauan lahan di sana untuk jadi eco park.

Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman (Satker PSPLP) Bali, Ida Bagus Lanang Suardana mengatakan, dengan membeludaknya sampah di lokasi TPA Sarbagita Suwung, Kementerian Pekerjaan Umum ditugaskan untuk melakukan penataan. 

Diungkapkannya, dengan total lahan TPA Suwung seluas 32 hektar, sebanyak 22,4 hektare telah tertutupi gunungan sampah.

Di lahan yang tertutupi sampah akan dilakukan caving dan kemudian sampah itu dikubur di situ.

“Lahan sisanya sekitar 10 hektar, yang mana 5 hektare disiapkan sebagai sanitary landfill dan 5 hektare lagi untuk rencana pembangunan PLTSa,” kata Lanang Suardana kepada Tribun Bali pekan lalu.

“Di atas lahan yang diuruk itu akan dilakukan penghijauan dan bisa dijadikan kawasan wisata eco park. Ada jogging track juga,” kata Lanang Suardana.

Satker PSPLP, jelas Lanang, ditugaskan untuk menyiapkan dan mematangkan lahan di TPA Suwung untuk lokasi PLTSa.

Kemudian PLN akan mencari rekan atau investor untuk merealisasikan pembangunan PLTSa.

Menurut informasi yang dihimpun, sudah ada beberapa investor yang siap bekerjasama dengan PLN untuk pembangunan PLTSa di TPA Suwung.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved