Remaja Di Buleleng Ini Frustasi Karena Perceraian Orangtua, Malas Sekolah Dan Pilih Konsumsi Sabu

Perpisahan kedua orangtuanya itu lantas membuat dirinya menjadi frustasi. Kesempatan mengenyam pendidikan pun ia sia-siakan.

Remaja Di Buleleng Ini Frustasi Karena Perceraian Orangtua, Malas Sekolah Dan Pilih Konsumsi Sabu
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani

Usut punya usut, wanita yang beralamat di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini ditangkap Aparat Satuan Resnarkoba Polres Buleleng pada Minggu (22/4/2018) sekira pukul 19.00 wita.

Lokasinya, di sebuah kos-kosan yang terletak di Lingkungan Tegal Sari, Kelurahan Banjar Tegal, Buleleng, Bali. 

KDM ditangkap saat hendak menggelar pesta sabu-sabu bersama rekannya, Putu Agus Hendra Wiryawan alias Lelong (33).

Dari tangan kedua tersangka ini, polisi berhasil menyita dua paket sabu dengan berat masing-masing 0,13 gram brutto, satu buah alat hisap sabu (bong), dua buah korek api gas, dua tabung kaca, satu peluncur korek, dan satu potong pipet. 

Tanpa melakukan perlawanan, mereka pun langsung digiring ke Mapolres Buleleng untuk ditindaklanjuti. 

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno mengatakan, jika dilihat dari bentuknya, sabu-sabu yang digunakan oleh para tersangka ini dibeli dari sindikat terputus alias melalui sistem tempel.

Artinya, KDM dan Lelong mengambil pesanan barang haram tersebut di sebuah lokasi, tanpa bertemu secara langsung dengan si penjual.

Akibat perbuatannya, KDM dan Lelong kini dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman kurungan penjara paling lama 12 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 8 Miliar. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved