Semanis Tebu yang Menyentuh Kalbu, Begitulah Kisah Cinta Pak Harto dan Bu Tien

Mereka saling mencintai tanpa hiruk pikuk. Cinta yang mewujud dalam setiap laku dan napas.

Semanis Tebu yang Menyentuh Kalbu, Begitulah Kisah Cinta Pak Harto dan Bu Tien
(Foto Bombastis)
Pak Harto dan Bu Tien 

Soeharto dan Hartinah sudah saling kenal sejak kanak-kanak.

Keduanya sama-sama bersekolah di satu SMP, di Wonogiri, Jawa Tengah.

Di sana, Hartinah merupakan adik kelas Soeharto. Kebetulan dia satu kelas dengan Sulardi, sepupu Soeharto.

Soeharto sendiri diceritakan tak pernah menunjukkan tanda-tanda naksir kepada Hartinah.

Justru Hartinah yang sempat berkelakar kepada Sulardi bahwa suati saat nanti dirinya akan menjadi kakak ipar Sulardi.

Selepas sekolah, keduanya berpisah.

Soeharto melanjutkan ke PETA dan terjun ke dunia ketentaraan. Sementara Hartinah  aktif di Laswi dan PMI.

KETIKA NYALI SOEHARTO CIUT

 Yogyakarta,  1947.

Suatu hari, Soeharto yang sudah menginjak 27 tahun, bertandang ke kediaman keluarga Prawirowiardjo yang lama mengasuhnya.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved