Soal Perpres Tenaga Kerja Asing, Arteria Dahlan: Pak Fadli Zon Baca Dulu Perpresnya Baru Kita Bicara

Alasan Arteria meminta Fadli membaca aturan itu agar lebih paham seperti apa isi Perpres tersebut

Soal Perpres Tenaga Kerja Asing, Arteria Dahlan: Pak Fadli Zon Baca Dulu Perpresnya Baru Kita Bicara
Tribunnews.com
Arteria Dahlan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan meminta agar Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon kembali membaca Perpres Nomor 20 Tahun 2018 terkait Tenaga Kerja Asing yang baru diteken Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Alasan Arteria meminta Fadli membaca aturan itu agar lebih paham seperti apa isi Perpres tersebut.

"Kepada sahabat saya pak Fadli zon, saya katakan ya mudah-mudahan pak Fadli membaca dulu perpresnya seperti apa. Baru nanti kita mengkritisi lagi seperti apa. Kan jelas dikatakan disitu pasalnya sudah jelas terang benderang bahwa wajib hukumya untuk memperkerjakan tenaga kerja Indonesia," ujarnya saat ditemui di hotel kawasan Sarinah, Jakarta Pusat ini, Rabu (2/5/2018).

Baca: Debat Sengit, Adian Napitupulu dengan Fadli Zon Soal Kedatangan Prabowo di Aksi Hari Buruh

Baca: Pekikan 2019 Ganti Presiden Menggema Saat Aksi Buruh, Deklarasi Dukungan Pada Prabowo

Baca: Prabowo Tandatangani Kontrak Politik, Janji Siap Rumah DP 0 Persen Bagi Buruh

Dia menjelaskan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 itu tak serta merta mempekerjakan tenaga kerja asing di Indonesia.

Ia pun meminta Fadli Zon menunjukan aturan dalam Perpres itu yang membuat serbuan TKA ke Indonesia.

"Makanya saya sampaikan, coba dicermati perpres itu. Saya ingin tanyakan pada bagian mana yang mengakibatkan serbuan tenaga kerja asing ada diperpres itu, baca dulu cermati baru kita berbicara," ujarnya.

Arteria menilai pembentukan Pansus terkait TKA yang digadang-gadang sebelumnya oleh politisi Gerindra itu tak tepat.

"Solusinya bukan pansus tapi bagaimana memperkuat mekanisme pengawasan. Justru kami memperkuat dan insiasi terlebih dahulu, bukan perpresnya tetapi apa adanya ketentuan lain," kata Arteria.

"Dibaca itu di bagian mana yang bisa melegalkan berdasarkan perpres, mau masuk itu harus punya skill. Mengisi jabatan yang ternyata WNI, kita tidak bisa mempergunakan dengan teknologi tenaga Indonesia itu skil. Kami ada di DPR mencermati itu, perpres bukan jadi triger," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Arteria Dahlan: Kepada Sahabat Saya Fadli Zon, Mudah-mudahan Baca Perpres Nomor 20 Tahun 2018.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved