Setya Novanto Pamit ‘Saya Dari Kos-Kosan Menuju Ke Pesantren, Saya Akan Belajar dan Berdoa’

Ia keluar mengenakan jaket kulit warna hitam dengan dalaman kaos hitam bergaris cokelat di bagian leher.

Setya Novanto Pamit ‘Saya Dari Kos-Kosan Menuju Ke Pesantren, Saya Akan Belajar dan Berdoa’
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/3/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Narapidana korupsi Setya Novanto resmi pindah ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada Jumat (4/5/2018).

Novanto keluar dari pintu keluar Rutan Cabang KPK Klas I Guntur sekitar pukul13.30 WIB tanpa membawa barang apa pun di tangannya.

Namun sebelumnya beberapa petugas KPK yang keluar dari pintu keluar lapas sempat membawakan dua buah tas kantor berwarna cokelat gelap ke dalam mobil Kijang Hitam KPK.

Petugas KPK lain juga tampak memasukan sebuah plastik berisi air mineral ke dalam mobil tersebut yang sebelumnya dibeli di warung dekat rutan.

Ia keluar mengenakan jaket kulit warna hitam dengan dalaman kaos hitam bergaris cokelat di bagian leher.

Ia juga mengenakan sebuah celana jeans berwarna biru gelap dan septu kets warna hitam dengan sol putih.

Tampak di wajahnya senyuman tipis ketika ia melangkahkan kaki dengan lambat menuju kerumunan wartawan yang sudah menunggunya di depan pintu pagar rutan.

Rambut pendeknya tertata rapi dan wajahnya terlihat bersih.

Tidak tampak kuasa hukum atau istrinya Deisti Astriani Tagor serta keluarga yang mendampinginya ketika hendak masuk pintu ke mobil.

Sebelum masuk ke mobil ia menyempatkan diri untuk berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang sudah menunggunya. Sambil tersenyum ia mengatakan bahwa kini dirinya akan meninggalkan "kos-kosannya" di KPK untuk menuju ke "pesantren" di Lapas SukamiskinBandung.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved