Siswa SMAN 4 Denpasar Raih Nilai UN Tertinggi, Gery Terinspirasi Dari Habibie

Menggunakan pakaian adat Bali, Gery, sapaan dari I Kadek Surya Geryandika meladeni pertanyaan beberapa jurnalis

Siswa SMAN 4 Denpasar Raih Nilai UN Tertinggi, Gery Terinspirasi Dari Habibie
Tribun Bali/Wema Satyadinata
I Kadek Surya Geryandika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Menggunakan pakaian adat Bali, Gery, sapaan dari I Kadek Surya Geryandika meladeni pertanyaan beberapa jurnalis di halaman SMAN 4 Denpasar saat pengumuman kelulusan, pada Kamis (3/5/2018).

Siswa peraih nilai tertinggi UN pada program IPA ini terlihat ceria dan semangat ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebab hingga dirinya sukses dalam UNBK 2018. 

Kepada Tribun Bali, Gery menjelaskan bahwa sehari-harinya ia memang belajar secara rutin. Disekolah, kata dia, belajar dimulai dari pukul 7.30 Wita sampai pukul 5.30 Wita, kemudian dilanjutkan belajar di rumah dari pukul 20.00 Wita sampai pukul 23.00 Wita.

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa di sekolah juga sudah ada program-program persiapan sebelum mengikuti UN, seperti try out dan pemantapan sore.

Selain itu juga ada belajar kelompok, sharing bersama teman-teman, dan ia juga mengikuti klub fisika. Ketika mengetahui mendapat nilai tertinggi, ia mengaku kaget dan sempat merasa tidak percaya karena tidak menyangka dengan hasil tersebut.

“Dalam hati merasa bangga juga, bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga dan sekolah,” ungkap Gery yang juga alumni SMPN 4 Denpasar.

Ia mengaku menyukai ilmu fisika karena menurutnya fisika itu logis dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena minatnya yang tinggi pada ilmu fisika, ia pun berencana melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Teknik Mesin dan Dirgantara (STMD), ITB Bandung. Selain itu, dikatakannya bahwa dirinya juga terinspirasi dari Presiden RI ke-3, BJ. Habibie. 

“Menyukai teknik dirgantara karena terinspirasi oleh BJ. Habibie, hebat karena bisa membuat pesawat dan memiliki banyak hak paten. Fisika itu aslinya rumit namun beliau bisa dan sukses mengejar ilmu sampai keluar Indonesia,” ungkap siswa kelahiran Denpasar, 14 Januari 2001 ini.

Dua bersaudara dari pasangan I Nyoman Wardita dan Ni Ketut Suartini ini mengaku telah berhasil lolos pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 untuk diterima di STMD ITB. Adapun nilai yang diperoleh oleh Gery dalam UN, yaitu Nilai Matematika 97,5, fisika 100, Bahasa Indonesia 98, dan Bahasa Inggris 92.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMAN 4 Denpasar, I Made Sudana mengatakan kalau rata-rata nilai sekolah, SMAN 4 Denpasar mendapatkan peringkat kedua. Sedangkan secara individu, anak-anak program IPA mendapatkan peringkat I dan III. Serta untuk program IPS, seorang anak memperoleh peringkat ke II se Bali.

“Tentu hasil yang diperoleh siswa-siswi tersebut tidak terlepas dari peran sekolah, bagaimana mempersiapkannya dalam menghadapi UN,” kata Sudana.

Ia menuturkan beberapa program yang dilaksanakan sekolah dalam rangka menghadapi UN diantaranya melakukan pemantapan sore, ada Try out dan klub mata pelajaran. Selain itu, kata dia, rata-rata siswa SMAN 4 Denpasar memiliki semangat belajar yang tinggi secara individual.

“Jadi, saat jam kosong pun kalau tidak ada guru, dia akan belajar sendiri,” ujar Sudana.

Terkait siswa yang bisa mencapai nilai tertinggi dalam UN, ia mengatakan bahwa anak tersebut memang digembleng dalam klub fisika. Menurutnya Talenta anak tersebut memang di Fisika, dimana dalam klub tersebut diakuinya tidak ada waktu untuk tidak belajar. (*)

Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved