6 ‘Cewek Kafe’ di Padangsambian Klod Diamankan Satpol PP, SN Ngaku KTP-nya Hilang

Penutupan tersebut ini merupakan tindak lanjut keluhan masyarakat terkait keberadaan kafe yang dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan.

6 ‘Cewek Kafe’ di Padangsambian Klod Diamankan Satpol PP, SN Ngaku KTP-nya Hilang
Istimewa
Sejumlah petugas saat melakukan penertiban kafe remang-remang di kawasan Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod, Denpasar Barat, Kamis (3/5/2018) malam. 

Tujuh cewek tersebut diakuinya baru datang dua hari yang lalu.

“Dulu namanya Lia Rosa sempat tutup dan membuka warung biasa tapi tidak ada pengunjung yang datang, sampai sekarang dikembangkanlah menjadi kafe kecil,” ungkapnya.

Seorang waitress, SN mengaku bekerja di kafe tersebut lantaran diajak temannya.

”Orang tua tahu saya kerja begini (cewek kafe), saya juga baru kerja seperti ini, kalau untuk identitas, KTP saya hilang,” kilahnya sembari memalingkan wajahnya.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan, pelaksanaan penertiban di Kafe YPC merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat.

Masyarakat dengan wadah Banjar Padangsumbu Kaja telah rapat dan sepakat mengusulkan penutupan kafe tersebut.

“Masyarakat mengusulkan penutupan kafe ini secara permanen karena dianggap mengganggu Kamtibmas wilayah sekitar,” paparnya.

Sayoga menambahkan, saat ini pihaknya telah menutup sementara kafe.

Pasalnya kafe tersebut belum mengantongi kelengkapan perizinan.

Pihaknya juga akan koordinasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu terkait status perizinan dan keputusan pengadilan mengenai penutupan kafe secara permanen.

Halaman
123
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved