Survey INES Waketum Gerindra Sebut Elektabilitas Prabowo Merangkak Naik, Kalajengking Pasti Kalah

Sehingga, siapapun Cawapresnya nanti, kemungkinan Prabowo menang sangat tinggi, bahkan menurut Arief, Kalajengking pasti kalah.

Survey INES Waketum Gerindra Sebut Elektabilitas Prabowo Merangkak Naik, Kalajengking Pasti Kalah
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam peringatan hari buruh di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, (1/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Pouyono mengatakan elektabilitas Prabowo terus merangkak naik. Sehingga, siapapun Cawapresnya nanti, kemungkinan Prabowo menang sangat tinggi, bahkan menurut Arief, Kalajengking pasti kalah.

"Kalau pak Prabowo siapa saja (Cawapresnya), mengikuti perintah partai. Elektabilitas Prabowo sudah tinggi, pasti kalah Kalajengking," kata Arief di Kawasan Cikini, Jakarta, Minggu, (6/5/2018).

Arief tidak menjelaskan apa atau siapa Kalajengking tersebut. Namun beberapa waktu terakhir Kalajengking diidentikkan dengan Joko Widodo ( Jokowi ).

Baca: Insiden di Kantor DPC Gerindra Semarang yang Didatangi Oknum Brimob, Fadli Zon: Tak Bisa Dibiarkan

Jokowi dalam pidatonya di depan sejumlah kepala daerah membahas soal potensi racun Kalajengking yang nilainya bisa mencapai Rp 145 miliar perliter pada Senin 30 April lalu.

Pernyataan Arief terkait elektabilitas Prabowo tinggi tersebut hanya merujuk pada lembaga survei Indonesia Network Survei ( INES) yang hanya melibatkan 2180 responden yang tersebar di 408 Kabupaten/kota di 33 provinsi.

Berdasarkan Survei dengan pertanyaan terbuka tersebut, elektabilitas Prabowo yakni 50,20 persen sementara Jokowi 27,7 persen.

Hasil survei tersebut berbanding terbalik dengan lembaga survei lainnya yang melibatkan 1200 responden, salah satunya lembaga survei Indikator Politik Indonesia.

Berdasarkan survei Indikator yang digelar 25-31Maret 2018, bila pemilihan presiden hanya menghadirkan dua pasangan calon yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto‎, maka calon presiden petahana akan menang telak. Jokowi memperoleh angka 60,6 persen sementara prabowo 29 persen. Sementara yang menyatakan tidak tahu sebesar 10,4 persen.

Arief sendiri mengatakan lembaga survei INES sangat bisa dipercaya. INES merupakan lembaga survei independen dan tidak ada kaitannya dengan partai Gerindra.

"Artinya independen kan INES punya kredibilitas, tadi saya lihat perbandingan hasil surveinya saat Pilkada DKI lalu. Saat survei di Pilkada DKI lalu, INES yang paling bener," pungkasnya. (*)

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wakil Ketua Umum Gerindra: Elektabilitas Prabowo Tinggi, Kalajengking Pasti Kalah

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved