Bali United
Dipercaya Sebagai Kiper Utama, Spiderwan Hattrick Kekalahan dan Sudah Kebobolan 9 Gol
Wawan Hendrawan sering dipercaya pelatih kiper sebagai pemain utama, sejauh ini Spiderwan sudah kebobolan 9 gol
Penulis: Marianus Seran | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
TRIBUN-BALI.COM - Kiper Bali United Wawan Hendrawan, harus mencicipi tiga kekalahan beruntun. Pertama lawan Ps Tira 2-1, lawan Sriwijaya FC 3-4, dan Mitra Kukar 3-1.
Terhitung, sembilan gol diterima Wawan Hendrawan yang kerap dipercaya pelatih kiper Bali United Arjuna Renaldi.
Spider Wan, julukan Wawan Hendrawan seakan hilang. Sepanjang laga kontra Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Wawan terlihat kesulitan. Beberapa kali ia harus memberi komando kepada rekannya agar tetap fokus.
Namun, hingga wasit utama Djumadi Efendi asal Jawa Timur meniup peluit panjang, skor 3-1 tidak berubah untuk kekalahan Bali United.
Tiga gol lawan masing masing dicetak Septian David Maulana menit 5, dan dua gol Fernando Rodrigues ortega menit 30 dan 34.
Sementara gol balasan Bali United lewat tendangan akrobat Stefano Lilipaly menit 73.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama pertindingan berjalan dengan tempo lambat.
Tidak ada serangan yang berarti dari Bali United yang mengancam gawang Mitra Kukar yang dikawal Gery Mandagi
Baca: MERINDING! Roy Kiyoshi Ditantang Pria yang Telah Jalani Hubungan Intim dengan Mahkluk Gaib
Baca: TERKINI! Tertangkap Lagi Ngamar Bareng Istrinya, Pria Ini Bacok Pebinor Hingga Tiga Jari Putus
Baca: TEGANG! Adu Mulut Yusril Ihza Mahendra dan Najwa Shihab, Anda Bukan Penyidik
Berbeda dengan tim tamu, tim tuan rumah bermain agresif sejak menit awal peluit dibunyikan.
Alhasil Mitra Kukar langsung membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Adalah Septian David Maulana yang pertama kali menjebol keperawanan gawang Bali United yang dikawal Wawan Hendrawan
Setelah gol tersebut, Mitra Kukar makin di atas angin. Peluang demi peluang diciptakan Bayu Pradana dan kawan-kawan.
Bali United seakan-akan tidak punya taring dalam pertandingan ini.
Lini belakang keropos, kesalahan passing yang dilakukan pemain Bali united mampu dimanfaatkan oleh tim tuan rumah.
Menit 30 Mitra Kukar kembali unggul atas tim tamu, kali ini penyerang asing Fernando Rodrigues yang membawa tuan rumah menjauh.
Berawal dari umpan lambung rekannya di sisi sayap, pemain jangkung ini melakukan heading kea rah tiang jauh yang tidak mampu dijangkau oleh wawan Hendrawan.
Lini belakang Bali United yang dikawal Demerson, Ahmad Agung, Ricky Fajrin dan Dias Angga terlihat sangat keropos dan dengan mudahnya ditembus pemain Mitra Kukar
Selang 4 menit dari gol kedua, lagi-lagi Fernando Rodrigues mencetak gol ketiga bagi Mitra Kukar.
Babak pertama menjadi milik Mitra Kukar dengan memimpin 3 gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, permaina Bali United juga tidak berkembang
Tidak ada peluang berarti yang diciptakan anak asuh Widodo Cahyono Putro.
Lini tengah praktis dikuasai oleh Mitra Kukar.
Dalam posisi tertinggal, WCP membuat beberapa pergantian pemain, Milos Krkotic ditarik keluar dan memasukan Miftahul Hamdi.
Masuknya Miftahul Hamdi sedikit memberi pengaruh bagi tim, lini serang Bali United semakin hidup begitu juga dengan masuknya Yandi Sofyan Munawar.
Menjelang lima beals menit terakhir, Stefano Lilipaly membuka asa tim tamu dengan mencetak gol balasan
Tepat di menit ke-75, berawal dari umpan silang pemain dari sisi kanan penyerangan Serdadu Tridatu, Stefano Lilipaly yang dikawal ketat masih bisa melakukan tendnagan salto spketakuler.
Bola hasil tendangannya meluncur deras menghujam gawang Gery Mandagi, kedudukan 1-3 bagi kedua tim.
Gol Lilipaly ini membuat anak asuh WCP makin begairah untuk mencetak gol selanjutnya.
Namun hingga pertandingan berakhir, tidak ada satu gol pun tercipta bagi kedua tim.
Bali United harus menyerah 1-3 di tangan Mitra Kukar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wawan-hendrawan_20180511_222227.jpg)