Erupsi Freatik Gunung Merapi

Pengakuan Stefanus, Pendaki Yang Menyaksikan Langsung Erupsi Gunung Merapi Dari Dekat

Saat kejadian tersebut, ada beberapa pendaki yang sedang berada di sekitar lereng gunung, termasuk Stefanu asal Palembang

Pengakuan Stefanus, Pendaki Yang Menyaksikan Langsung Erupsi Gunung Merapi Dari Dekat
Bangka Pos
gunung merapi 

Sebelum Batu Gajah, rombongan teman sekelas ini berhenti untuk mendirikan tenda dan beristirahat.

Pukul 04.00 WIB, mereka melanjutkan perjalanan.

"Sambil foto-foto (di perjalanan), sekitar pukul 05.00 WIB sudah terdengar suara 'Dumm' tapi agak kecil," kata Stefanus.

Kira-kira pukul 05.30 WIB, rombongan sudah sampai di Pasar Bubrah.

Mereka sempat berkeinginan untuk naik sampai puncak Gunung Merapi.

Baca: Bajindul, Vloger Yang Tenar Di Korea Ini Akhirnya Menikahi Gadis Desa, Ada Yang Lucu Saat Ijab Kabul

Baca: Tuding Pemerintah Sekarang Ugal-ugalan Tumpuk Utang, Ferdinand Hutahean Bandingkan di Era SBY

Baca: 4 Putri Duyung Meriahkan Soft Opening Wake Resto & Beach Club

Namun, seorang pendaki telah memperingatkan mereka ada 'sesuatu' yang terjadi di puncak.

"Ada pendaki lain yang mengatakan gas belerang sudah sampai atas dan di puncak terdengar suara gemuruh seperti pesawat terbang," ungkapnya sambil memainkan gelas plastik di sampingnya.

Sampai pukul 07.30 WIB, Stefanus masih mengabadikan momen dengan berfoto di sana, tapi kemudian letusan terjadi.

Bumbungan asap mulai terlihat dan orang-orang di puncak terlihat panik.

"Prosesnya adalah suara gemuruh dulu, lalu ada 'Dumm' dan asap naik, seperti ledakan bom, asapnya sangat besar," ucapnya sambil menirukan bunyi dentuman dari perut Gunung Merapi.

Halaman
1234
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved