Amerika Serikat Siap Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Meski Banyak Terjadi Penolakan Internasional

Amerika Serikat bersiap memindahkan Kedutaan Besarnya yang sebelumnya berada Tel Aviv ke Yerusalem.

Amerika Serikat Siap Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Meski Banyak Terjadi Penolakan Internasional
(Thinkstock)
Kota Yerusalem, menjadi ganjalan utama proses perdamaian Israel-Palestina 

TRIBUN-BALI.COM, AMERIKA - Amerika Serikat bersiap memindahkan Kedutaan Besarnya yang sebelumnya berada Tel Aviv ke Yerusalem.

Dilansir dari Voanews.com, Amerika Serikat akan memindahkan lokasi kedutaan pada Senin (14/5/2018).

Kedutaan sementara akan beroperasi di gedung konsulat AS di Yerusalem.

Padahal keberadaan kedutaan tersebut mendapat banyak penolakan dari warga Palestina dan masyarakat internasional.

Voa menulis di hari yang sama atau hari ini Palestina akan melakukan protes besar di Gaza.

Disebutkan sebelumnya langkah Negara Paman Sam itu merupakan bukti pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota negara Israel.

Presiden Trump mengatakan pemindahan ini adalah pemenuhan janji kampanyenya pada pemilihan lalu.

Pada Desember lalu, Trump memutuskan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Sementara itu, Pemerintah Palestina menilai Yerusalem merupakan daerah bersejarah Palestina.

Permasalahan antar Israel dan Palestina telah berlangsung lebih dari 1 dekade, di mana telah ratusan ribu nyawa menjadi korban.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AS Siap Buka Kedutaan Besar di Yerusalem

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved