Citizen Journalism

Perpustakaan Keliling Komunitas GPAN Bali Ramai Dikunjungi Anak Sekolah

Kegiatan Perpustakaan Kaget ini rutin diselenggarakan oleh Komunitas GPAN Bali setiap dua minggu.

Perpustakaan Keliling Komunitas GPAN Bali Ramai Dikunjungi Anak Sekolah
HERDIAN ARMANDHANI
Program Perpustakaan Kaget, Minggu (13/4/2018) 

Di pojok mewarnai para anak-anak  bebas mengekspresikan imanjinasi mereka mengolah warna dalam sebuah model gambar.

Crayon dan pensil warna pun telah disediakan disana sehingga para orang tua tak perlu repot membawa alat mewarnai.

Model gambar yang telah diwarnai selanjutnya dapat dibawa pulang kerumah masing-masing.

Seorang Ibu bernama Ibu Yuli pun membawa anak laki-lakinya untuk ke lapak Perpustakaan Kaget untuk menitipkan anak.

“Mbak, saya titip anak saya dulu ya, dia hobi baca komik di rumah dan di sekolah, saya mau berolahraga dulu” tuturnys kepada salah seorang anggota GPAN Bali.

Pengunjung dewasa pun banyak yang mengunjungi lapak perpustakaan kaget GPAN Bali. Mereka memilih buku yang mereka suka dan langsung duduk direrumputan dan di pembatas tanaman hias areal lapangan Renon.

Salah seorang pengurus GPAN Bali yaitu Muhammad Faris mengatakan bahwa kegiatan Perpustakaan kaget GPAN Bali memiliki tujuan agar masyarakat Indonesia utamanya anak-anak memiliki kegemaran membaca buku yang banyak membuka cakrawala mereka akan pengetahuan daripada sekedar bermain  gawai.

“Kami ingin masyarakat dan anak-anak Indonesia memiliki hobi membaca satu buku satu hari. Sehingga nantinya anak-anak Indonesia bisa menjadi generasi emas di masa depan” ungkapnya.

Sedangkan, Nola Aini selaku Koordinator GPAN Bali mengatakan terimakasih kepada para pengunjung lapak Perpustakaan GPAN Bali dan para donatur buku yang mendukung kegiatan positif kami.

“Kami bersyukur masyarakat Bali mengapresiasi kegiatan perpustakaan kaget yang kami laksanakan setiap dua minggu sekali di Lapangan Renon terbukti dengan lapaka GPAN Bali yang tak pernah sepi. Dukungan dari para donatur buku yang menyumbangkan berbagai buku bacaaan menjadi spirit kami untuk menggalakkan budaya baca masyarakat Indonesia” jelasnya. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved