Teror Bom di Surabaya

Selamatkan Anak Pengebom, AKBP Roni: Ini Demi Kemanusiaan, Semuanya Butuh Pertolongan

"Ini demi kemanusiaan, semuanya butuh pertolongan. Apalagi ia masih anak‑anak," ujar Roni.

Selamatkan Anak Pengebom, AKBP Roni: Ini Demi Kemanusiaan, Semuanya Butuh Pertolongan
Kolase Tribun Video
Bocah diduga anak pelaku serangan bom diselamatkan di Mapolrestabes Surabaya 

"Ini demi kemanusiaan, semuanya butuh pertolongan. Apalagi ia masih anak‑anak," ujar Roni.

Setelah ada pengeboman di pintu gerbang, Roni melihat seorang anak perempuan menangis dan menyangkut di motor bersama ibunya. "Saya teriak, berdiri Nak. Saya takut mobil yang terbakar meledak," jelas Roni.

Di lokasi pengeboman kebetulan ada sebuah mobil yang hendak masuk ke Polrestabes Surabaya dan berdampingan dengan dua sepeda motor pelaku.

Begitu anak berdiri, kata Roni, dirinya kemudian berlari dan  menyambar anak perempuan berumur sekitar 7 tahun itu.

"Saya langsung angkat anak itu. Saya bopong, yang penting anak itu segera dibawa ke rumah sakit," aku Roni.

Menurut Roni, korban anak itu sudah dirawat di RS Port Health Centre (PHC) Surabaya. "Semoga anak itu cepat sembuh," tutup ucap Roni.

Saksi penting

Kapolri menyebut Ais merupakan saksi penting. "Ini saksi yang paling penting. Biarkan dia dulu dirawat .Setelah nanti bisa diajak bicara, kita akan tanya," ucap Tito Karnavian.

Selain itu, Tito juga menyebut ada tiga saksi penting lainnya dari lokasi pengeboman di rusunawa  di Sidoarjo.

Tiga saksi penting tersebut merupakan anak dari Anton Febrianto (47), teroris yang tewas seusai bom yang dirakitnya meledak.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved