Pendataan dan Sidak Duktang di Kota Denpasar, Ini Jumlah yang Terdata di Beberapa Desa dan Kelurahan

Untuk menjaga stabilitas kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang perayaan hari besar keagamaan

Pendataan dan Sidak Duktang di Kota Denpasar, Ini Jumlah yang Terdata di Beberapa Desa dan Kelurahan
Istimewa
Pendataan dan sidak duktang di Kota Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk menjaga stabilitas kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Galungan, Kuningan, serta Bulan Suci Ramandan, beberapa Desa/Kelurahan di Kota Denpasar melakukan pendataan penduduk, Kamis (18/5/2018).

Hal ini merupakan bentuk tindak lanjut atas kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Denpasar yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Komunitas Intelijen Daerah (Kominda), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Deteksi Dini (FDD) Kota Denpasar serta Instansi terkait lainnya.

Kapala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengatakan, sebagai Ibu Kota Provinsi Bali, Denpasar memiliki daya tarik bagi sebagian besar masyarakat baik yang masih berada di lingkup Provinsi Bali maupun luar Bali.

Sehingga dipandang perlu untuk tetap mengawasi keluar masuknya masyarakat di Kota Denpasar sebagai upaya menciptakan tertib administrasi dan menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat.

“Kami tidak melarang penduduk datang ke Kota Denpasar, namun kami mengharapkan agar para penduduk pendatang tersebut melengkapi diri dengan kartu identitas diri yang lengkap, sehingga memudahkan pengawasan dan tentunya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penduduk setempat maupun penduduk pendatang itu sendiri,” kata Puspawan.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan pendataan, patroli hingga sidak telah rutin dilaksanakan di Kota Denpasar baik yang bersifat gabungan atau sektoral oleh pihak pengamanan desa.

Ini sebagai wujud menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di masyarakat.

“Saat ini kami terus intensifkan dalam upaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya menjelang hari besar keagamaan seperti Bulan Suci Ramadan yang sudah berlangsung, serta Galungan dan Kuningan yang akan datang,” imbuhnya.

Menurut Alit Wiradana, pelaksanaan giat patroli pengamanan, pendataan penduduk serta sidak penduduk dilaksanakan pihak desa sesuai dengan jadwal di masing-masing desa.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved