MIRIS! Seminggu Usai Ledakan 3 Gereja, Begini Nasib Jenazah Dita Oepriyanto

Dari 13 jenazah pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, kini tinggal tiga jenazah yang belum diserahkan RS Bhayangkara Polda Jatim

MIRIS! Seminggu Usai Ledakan 3 Gereja, Begini Nasib Jenazah Dita Oepriyanto
Keluarga Terduga Pelaku
Twitter 

TRIBUN-BALI.COM- Pengamanan yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Polrestabes Surabaya, dan TNI, di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Diponegoro, Surabaya, bertujuan untuk memberi rasa nyaman bagi warga, Minggu (20/5/2018).

Hal ini diungkapkan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan saat terjun langsung di GKI Diponegoro satu minggu pasca ledakan bom di gereja tersebut.

“Rasa nyaman ini perlu ditumbuhkan kepada masyarakat, supaya mereka percaya situasi telah kembali normal, mereka juga bisa menjalankan ibadahnya,” ungkap Rudi pada Minggu (20/5/2018).

Baca: Ini Penampakan Musala di Rumah Senilai Rp 17 Milyar Milik Anang dan Ashanty

Baca: TERKINI! Ini Penjelasan Dokter Terkait Kondisi Irfan Bachdim, Sungguh Rumit

Dalam kegiatan umat kristiani di setiap harinya, Rudi menambahkan, pengamanan akan diberlakukan kapan pun.

“Sampai kapan pun juga kami selalu hadir mengamankan. Hadir pula partisipasi masyarakat, ada PSHT, Bonek, serta Banser semua hadir,” jelasnya.

Ini menunjukkan, lanjut Rudi, bahwa Arek Suroboyo saling berpegangan tangan, memberikan rasa nyaman untuk warga yang lain.

“Arek-Arek Suroboyo (orang-orang Surabaya) saling berpegangan tangan dalam mengamankan kegiatan gereja dan memberikan rasa nyaman bagi warga yang lain,” pungkasnya.

Khusus di tiga gereja yang terdampak, Rudi menurunkan personel lebih.

Baca: Adara Taista Meninggal Muda, Ternyata Ini Pemicu Kanker Kulit yang Diderita Menantu Hatta Rajasa

Baca: VIDEO: Driver Ojek Online Diminta Si Cewek Masuk ke Kamar Kosnya, Ternyata Ini yang Dilakukan

Hal itu agar memupuk rasa nyaman bagi umat gereja tersebut.

“Kami ingin menumbuhkan rasa nyaman bagi mereka jemaatnya, bahwa kondisi sudah normal,” lanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved