Pipa Tertua Dipasang Jaman Belanda, Ini Masalah Lain PDAM Denpasar

Saat ini menurut kajian dan analisa pihak PDAM Denpasar, debit air kian menurun. Keadaan ini diakibatkan oleh

Pipa Tertua Dipasang Jaman Belanda, Ini Masalah Lain PDAM Denpasar
Tribun Bali/Putu Supartika
Pengolahan air di IPA Belusung Jalan Antasura Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat ini menurut kajian dan analisa pihak PDAM Denpasar, debit air kian menurun.

Keadaan ini diakibatkan oleh alih fungsi lahan yang semakin masif dan pohon besar yang biasa menyerap air semakin hilang.

Salah satu masalah yang dihadapi PDAM Kota Denpasar saat ini yaitu terbatasnya air baku dan kapasitas produksi.

Masalah lain yang dihadapai yaitu kualitas sumber air baku Sungai Ayung yang menurun terutama pada musim hujan, serta menyatunya sistem pengambilan air baku dengan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung di Belusung.

Masalah juga timbul akibat umur pipa yang sudah tua.

"Umur pipa sudah di atas 30 tahun. Karena ada yang dipasang tahun 1972, 1971 bahkan ada yang dari jaman penjajahan Belanda, 1932 dan masih digunakan di Jalan Seroja dan Jalan Kenyeri," kata Direktur Teknik PDAM Kota Denpasar, Rabu (23/5/2018) saat temu pelanggan HUT PDAM Kota Denpasar ke-21.

Sedangkan, untuk melakukan penggantian pipa butuh biaya sangat besar.

Ambil saja pemeliharaan pipa terkait proyek Pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar, untuk 700 meter menghabiskan dana 1.7 miliar.

Masalah distribusi juga rata-rata belum mampu memberi pelayanan air 24 jam per hari, sehingga masih banyak daerah yang belum terlayani, jaringan perpipaan tidak mampu mengimbangi laju pertumbuhan penduduk, serta adanya penggunaan infrastruktur lain yang mengganggu pengaliran air seperti proyek drainase.

Saat ini untuk membantu kelancaran pengairan sudah dibuat 20 sumur bor hampir di seluruh kecamatan, dan yang paling banyak ada di Denpasar Timur dan Denpasar Selatan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved