Skandal Percintaan Perawat Amerika dengan Tahanan Nazi, Tak Menyerah Sampai Perang Usai

Petugas pun segera memangkas rambut dan memukulinya, namun mereka tidak tahu Friedrich ingin pergi ke mana.

Skandal Percintaan Perawat Amerika dengan Tahanan Nazi, Tak Menyerah Sampai Perang Usai
New York Post

TRIBUN-BALI.COM - Hanya dengan satu pandangan, prajurit muda itu terpesona dengan seorang wanita berseragam perawat.

Seperti Dilan yang meramal Milea, prajurit itu melakukan hal serupa dengan mengatakan, "Kamu harus tahu nama saya, karena saya adalah orang yang akan menikahimu", katanya dengan penuh percaya diri.

Wanita berseragam perawat itu sontak tertawa terpingkal-pingkal.

Seorang tawanan perang nazi dan perawat Angkatan Darat AS-Afrika di tengah-tengah Perang Dunia II?

Bukankah itu adalah hal yang konyol?

Bagi Friedrich Albert, Elinor Powell adalah sosok gadis impiannya.

Baca: Usai Masalah Rumah Tangganya Terkuak di Medsos, Kini Dewi Perssik Semobil Dengan Pria Lain

Alexis Clark, seorang Jurnalis mengisahkan kisah cinta kedua pasangan ini dalam bukunya yang bertajuk Enemies in Love.

Menurut Clark, kisah cinta rahasia mereka merupakan bentuk pemberontakan Elinor untuk melawan rasisme.

Pada tahun 1944, keduanya tiba di kamp Florence di wilayah pedalaman Arizona Selatan.

Friedrich merupakan seorang dokter angkatan udara Jerman (Luftwaffe) yang ditangkap di Italia.

Halaman
1234
Editor: Vita Nabdiyana
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved