China Berang dan Usir Dua Kapal Perusak Rudal Amerika Bermanuver di Sekitar Laut China Selatan

Kementerian Pertahanan China menyatakan kemarahannya. Mereka telah mengirim kapal dan pesawat untuk mengusir pergi kapal perang AS

China Berang dan Usir Dua Kapal Perusak Rudal Amerika Bermanuver di Sekitar Laut China Selatan
Istimewa/Wikipedia
Kapal destroyer Angkatan Laut Amerika USS Antietam 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON -  Dua kapal perang Angkatan Laut AS berlayar di dekat kepulauan di Laut Cina Selatan yang diklaim oleh China, Minggu. Dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters.

Operasi militer tersebut merupakan upaya terbaru untuk melawan apa yang dilihat Washington sebagai upaya Beijing membatasi kebebasan navigasi di perairan strategis.

Meski telah direncanakan berbulan-bulan sebelumnya dan telah menjadi rutinitas, operasi ini berlangsung pada waktu yang sangat sensitif dan hanya beberapa hari setelah Pentagon tak mengundang China dalam pelatihan angkatan laut AS.

Baca: Perekaman E-KTP di Bali Belum Sepenuhnya Tuntas, 134 Ribu E-KTP Belum Dicetak

Sumber anaonim pejabat AS mengatakan, kapal perusak berrudal Higgins dan Antietam, sebuah kapal penjelajah rudal, tiba dalam jarak 12 mil laut dari Kepulauan Paracel, di antara serangkaian pulau, karang, dan beting di mana China memiliki sengketa teritorial dengan tetangganya.

Kapal-kapal militer AS melakukan operasi manuver di dekat pulau-pulau Tree, Lincoln, Triton dan Woody di Paracels, salah satu pejabat tadi mengatakan.

Baca: Diduga Minum Pil Penggugur Kandungan, Siswi SMK di Buleleng Ditemukan Sang Pacar Tewas di Kamar Kos

Foto-foto satelit yang diambil pada 12 Mei 2018 lalu menunjukkan China tampaknya telah menempatkan rudal-rudal permukaan-ke-udara yang dipasang di truk atau rudal jelajah anti-kapal di Kepulauan Woody.

Awal bulan ini angkatan udara China juga mendaratkan pesawat pengebom di pulau-pulau yang disengketakan dan terumbu karang di Laut Cina Selatan sebagai bagian dari latihan di wilayah tersebut.

Aksi ini sempat memicu kekhawatiran Vietnam dan Filipina.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved