Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dua Peristiwa Mengagumkan yang Akan Terjadi Saat Umat Buddha Merayakan Waisak

Hari Raya Waisak akan diperingati umat Buddha pada Selasa, 29 Mei 2018. Waisak juga sering disebut dengan istilah Trisuci Waisak

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
Tribun Jogja
Umat Buddha melakuan ritual pengambilan Api Dharma Waisak di obyek wisata Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (9/5/2017). 

TRIBUN-BALI.COM - Hari Raya Waisak akan diperingati umat Buddha pada Selasa, 29 Mei 2018.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak perayaan Waisak nasional akan dilaksanakan di pelataran Candi Borobudur, di Magelang, Jawa Tengah.

Waisak juga sering disebut dengan istilah Trisuci Waisak.

Umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting di hari agung tersebut, yang masih dirayakan di bulan Visakha, yakni kelahiran Pangeran Siddhartha, putra dari pemimpin Kerajaan Kapilavastu, kemudian Siddhartha dewasa memutuskan untuk meninggalkan kesenangan duniawi dan menjadi pertapa hingga pada akhirnya mencapai penerangan sempurna, serta Siddharta meninggal dunia.

Setiap perayaan Waisak, umat Buddha akan melakukan sejumlah ritual penting.

Upacara yang paling banyak mendapatkan perhatian masyarakat luas adalah pengambilan Api Abadi Mrapen untuk disemayamkan di Candi Mendut dan menerbangkan lampion harapan di Candi Borobudur.

Upacara pengambilan Api Abadi Mrapen yang berlokasi di Grobogan, Jawa Tengah, telah dilakanakan Minggu (27/5/2018).

Sebelum menyulutkan obor ke Api Abadi Mrapen, puluhan umat Buddha berdoa selama beberapa jam.

Setelah selesai, beberapa orang akan menyulutkan obor di api yang memang tak pernah padam itu.

Perwakilan biksu kemudian berjalan ke atas pikap, untuk menyulutkan obor ke tungku.

Nantinya, api yang sudah menyala di atas tungku itu akan dibawa ke Candi Mendut untuk disemayamkan.

Ritual ini juga telah dilaksanakan kemarin, di mana tokoh umat Buddha menyalakan lilin di pelataran Candi Mendut, lalu menyucikankannya dengan sembahyang.

Peringatan puncak Waisak akan dilaksanakan besok, Selasa (29/5/2018).

Seperti TribunJogja.com kutip dari Kompas.com, 1.617 personel polisi akan disiagakan untuk mengamankan Puncak perayaan Tri Suci Waisak 2562 BE/2018 ini.

Setelah umat Buddha berdoa selama seharian di pelataran Candi Borobudur, ritual akan diakhiri dengan menerbangkan lampion harapan.

Ritual ini dilaksanakan pada malam hari, sehingga akan membuat langit Borobudur menjadi indah.

Ritual menerbangkan lampion ini juga menjadi saat-saat yang paling ditunggu bagi wisatawan di candi tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Dua Peristiwa Mengagumkan Ini akan Terjadi Saat Umat Buddha Merayakan Waisak

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved