Internasional

Fakta Mengejutkan, Ini Kisah 5 Orang yang Meninggal karena Tertawa Terlalu Keras

Namun, tahukah Anda bahwa rupanya tertawa juga bisa berakibat maut? Ya, ternyata ada beberapa orang meninggal akibat tertawa tertalu keras.

Fakta Mengejutkan, Ini Kisah 5 Orang yang Meninggal karena Tertawa Terlalu Keras
Quora
Tertawa berujung maut 

Tawa tak terkendalinya di pemandangan itu mendorongnya untuk meninggalkan teater bahkan sebelum babak kedua selesai. 

Menurut berita kematian yang diterbitkan di Gentleman's Magazine Seminggu setelah insiden itu, Ny. Fitzherbert mengalami tawa histeris yang berlangsung selama dua hari tanpa henti. 

Hal ini dilaporkan menyebabkan kematiannya pada 19 April 1978.

Mereka menulis: "Tidak bisa mengusir sosok dari ingatannya, dia dilemparkan ke dalam histeris, yang berlanjut tanpa istirahat sampai dia berakhir pada Jumat pagi."

4. Wesley Parson tahun 1893

()

unbelieveable
Orang yang meninggal akibat tertawa
 

Tidak banyak yang diketahui tentang kasus satu ini karena kurangnya rincian, tetapi dikatakan bahwa Wesley Parsons adalah petani tua dari Laurel di Indiana, AS.

Menjadi seorang pria yang populer, karena dia diduga suka 'bercanda dengan teman-temannya'. Namun suatu ketika dia terjebak dalam tawa tak terkendali. 

Bahkan berlangsung sekitar satu jam setelah itu dia mulai cegukan secara tiba-tiba, dua jam kemudian dia mati karena kelelahan. 

Kurangnya kemajuan medis pada waktu itu mungkin tidak dapat memastikan faktor yang memicu kematiannya.

Tetapi kasus-kasus baru lainnya menunjukkan bahwa tawa yang berlebihan dan intens dapat menyebabkan pecahnya jantung, paru-paru yang kolaps, serangan asma, atau bahkan aneurisma yang pecah.

5. Mangesh Bhogal tahun 2013

()

unbelieveable
Orang yang meninggal akibat tertawa
 

Insiden terakhir kematian oleh tawa terjadi di Mumbai pada tahun 2013 saat pemutaran film komedi vulgar. 

Mangesh Bhogal, pria 22 tahun ini pergi menonton film, Grand Masti, bersama pacarnya.

Rakesh Shah, direktur teater itu, mengatakan bahwa orang-orang di sekitar Mangesh melaporkan bahwa dia tertawa sangat keras pada lelucon hingga dia dilaporkan mengalami stroke. 

Meskipun dia segera dibawa ke rumah sakit, para dokter mengatakan bahwa dia telah meninggal sebelum mereka menerimanya. 

Polisi mendaftarkan insiden ini sebagai kasus kematian yang tidak disengaja. (intisari.grid.id)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved