Liputan Khusus

Main Game Online Jadi Sumber Penghasilan Fantastis di Bali, Bisa Raup Ratusan Juta

Para pemain online game (biasa disebut player) bahkan kini bisa menjadikan permainan itu sebagai sumber penghasilan

Main Game Online Jadi Sumber Penghasilan Fantastis di Bali, Bisa Raup Ratusan Juta
Tribun Bali/Dwi Suputra
Game Online 

“Ya seperti dalam sepak bola. Saudara e-Sports, misalnya, ya bisa disebut mirip dengan komunitas penggemar Bali United. Kira-kira seperti itu,” jelas Andy.

Penggemar online game ini benar-benar lintas usia. Ada yang masih remaja, ada orang dewasa, dan ada juga orang tua. Mereka juga berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Mulai dari pelajar, karyawan, profesional hingga tukang parkir.

Saudara e-Sports, kata Andy, lebih fokus ke game AOV. Jenis game itu hampir sama dengan Mobile Legend, hanya beda pada grafisnya.

"Itu lima player lawan lima player. Saat sedang online mereka semua terhubung walaupun berada di lokasi-lokasi berbeda. Kami fokus pada game AOV," tambahnya. 

Komunitas Saudara e-Sports yang dibentuk sekitar 2 tahun lalu, kata Andy, bertujuan untuk menjadi wadah para penggemar online game di Bali sekaligus untuk membina mereka yang berbakat, sehingga diharapkan muncul pemain-pemain andalan. Mereka kemudian akan diikutkan dalam pertandingan antar-tim atau komunitas di level nasional.

"Sering digelar turnamen AOV, sehingga kita buat Saudara e-Sports di Bali dengan fokus ke game AOV. Kita mencari player dari Bali untuk nanti akan kita mainkan di turnamen nasional yang diselenggarakan oleh Garena di Jakarta," jelas Andy.

Dua tim yang terdiri dari 12 player di Saudara e-Sports ini sudah memiliki semacam markas di kawasan Kuta untuk tempat bertemu dan melakukan persiapan sebelum menghadapi kompetisi. Biasanya Gerena menggelar dua kali kompetisi dalam setahun.

Menurut Andy, Garena bisa disebut mirip seperti PSSI dalam sepak bola nasional.

“Tim juara satu dalam kompetisi Garena mendapatkan hadiah sebesar Rp 500 juta. Komunitas yang mengikuti kompetisi Garena ini sudah ada di 22 kota di seluruh Indonesia, termasuk di Bali,” kata Andy.

Tim-tim dari 22 kota itu diadu dalam sistem kompetisi yang berlangsung sekitar 5 bulan. Setiap tim yang bertanding mendapatkan semacam match fee (uang pertandingan) sebesar Rp 4 juta setiap pertandingan. Sedangkan tim pemenang dalam setiap pertandingan mendapatkan Rp 5 juta. 

Kompetisi itu kemudian menghasilkan tim-tim yang masuk perempatfinal, semifinal dan terakhir final. Final biasanya digelar dalam sebuah event besar di Jakarta.

Untuk menggelar kompetisi, Garena mendapatkan dana dari pihak sponsor serta juga dari item-item yang dijual dalam game.

“Tim juara satu akan diikutkan Garena dalam pertandingan online game tingkat internasional,” kata Andy.

Diungkapkan Andy, selain hadiah-hadiah dari pertandingan, Saudara e-Sports juga mendapat sokongan dana sponsor, yakni sebuah perusahaan pie susu terkenal di Bali. (zan/win)

Penulis: Fauzan Al Jundi
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved