Breaking News:

Sejarah Rokok, dari Fungsi Medis hingga Jadi Candu Dunia

Merokok adalah salah satu kegiatan yang banyak dilakukan orang hampir di seluruh dunia

Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/ Net
Ilustrasi Rokok 

Di negara-negara maju jumlah penikmat rokok terus menurun, tetapi tidak demikian di negara berkembang yang jumlah pengguna rokok semakin meningkat.

Seperti dimuat dalam situs tobaccoatlas.com, pengguna rokok di negara berkembang malah bertumbuh.

Di Indonesia, misalnya, pengguna rokok diprediksi bertambah 24 juta orang antara 2015-2025.

Konsumsi rokok di Indonesia juga cukup tinggi yaitu tercatat mencapai 1.675 batang per kapita dalam satu tahun.

Padahal rokok sudah diketahui amat berbahaya bagi kesehatan.

Selain mengandung nikotin, rokok memiliki lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya termasuk arsenik, sianida, dan zat beracun lainnya.

Dan, lebih dari 50 zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok merupakan karsinogenik atau zat yang bisa memicu munculnya kanker.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sejarah Rokok, dari Fungsi Medis hingga Jadi Candu Dunia

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved