Breaking News:

Seorang Remaja di Jakarta Tewas Dibacok Akibat Bentrokan Saat Sahur on The Road

Seorang remaja bernama Pedro Leonardo (18) tewas akibat dibacok di dada bagian kanan pada saat mengikuti acara sahur on the road

Editor: Irma Budiarti
Shutterstock
Ilustrasi perkelahian 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Seorang remaja bernama Pedro Leonardo (18) tewas akibat dibacok di dada bagian kanan pada saat mengikuti acara sahur on the road (SOTR), di Jakarta Selatan pada Sabtu (9/6/2018) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kejadian ini bermula ketika kelompok siswa dari SMA N 29 yang terdiri dari 60-an anak melakukan kegiatan SOTR dengan rute dari sekolah hingga kawasan Velbag.

"Pada saat rombongan sampai di kawasan Kemang, mereka sempat bentrok dengan kelompok STOR lain," kata Argo, Minggu (10/6/2018).

Meski sempat mengalami bentrok, para siswa tetap melanjutkan aksi bagi-bagi makanan.

Setelah kegiatan selesai, para siswa berniat menuju sekolah.

"Namun, sampai di Jalam Kerinci dekat SMP 19 mereka berhenti untuk makan sahur. Tiba-tiba para siswa diserang oleh sekelompok remaja lain dan melakukan penyerangan," kata dia.

Akibatnya, Pedro terkena luka tusuk bagian dada kanan hingga menembus paru-paru. Ia pun tewas akibat luka ini.

Tak hanya Pedro, Muhamad Biqi Afath yang merupakan teman Pedro turut terluka dan dibawa ke RS Pertamina untuk menjalani perawatan.

Hingga kini, polisi masih mengejar pelaku penyerangan yang kabur usai melakukan pembacokan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Remaja Tewas Dibacok akibat Bentrokan Saat Sahur on The Road

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved