Citizen Journalism

Menelusuri Lekuk-Lekuk nan Indah di Lembah Hidden Canyon, Bali

Budaya yang ada di Bali seperti kegiatan keagamaan atau upacara adat yang juga menjadi faktor penarik pariwisata di Bali.

Menelusuri Lekuk-Lekuk nan Indah di Lembah Hidden Canyon, Bali
Istimewa
Hidden Canyon di aliran Sungai Beji, Guwang, Gianyar. 

Perjalanan awal menuju tebing Hidden Canyon diawali dengan menuruni anak tangga dan melewati tirta ( tempat upacara / kegiatan umat Hindu ) yang bertempat dipinggir aliran sungai.

Setelah itu wisatawan diharuskan untuk menyeberangi sungai, oleh karena itu jika ingin berkunjung kesana seharusnya memakai celana pendek / waterproof dan melepas alas kaki.

Alas kaki yang licin akan membahayakan jika digunakan untuk melewati jalur ini.

Setelah itu jalur dilanjutkan dengan berjalan menepi dan menaiki batu-batu yang ada disana.

Struktur batuan disana terlihat sangat indah. Disarankan jika mulai berjalan menaiki batu untuk berhati-hati dan tidak membawa barang yang berat atau dapat dititipkan kepada pemandu.

Sepanjang perjalanan jika menoleh kebelakang akan terlihat sinar matahari yang menembus ke dalam lembah batuan.

Semakin menyusuri lembah kedepan, lekukan lembah Hidden Canyon semakin indah.

Ditambah aliran air yang mengalir di batu-batu besar disana.

Jarak antara loket pembayaran hingga sampai lembah terkahir sebelum jalur untuk kembali dapat ditempuh dengan kisaran waktu hampir satu jam lamanya, namun juga tergantung dari wisatawan jika dapat dengan mudah maka akan cepat menemukan pemandangan indah di lembah itu. (*)

Penulis : Yunaz Ali Akbar Karaman, alamat Perum. Taman Embong Anyar II, Dau, Malang.

Pekerjaan : Mahasiswa

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved