1.200 Pecinta Yoga Peringati Hari Yoga Internasional di Lapangan Niti Mandala Renon
Apabila tahun lalu peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 1.000 pecinta yoga, namun, tahun 2018 ini peserta
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Hari Yoga Internasional yang jatuh pada 21 Juni dirayakan secara meriah di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali pagi tadi.
Apabila tahun lalu peserta yang mengikuti kegiatan ini kurang lebih 1.000 pecinta yoga, namun, tahun 2018 ini peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 1.200 orang.
Berlokasi di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali pada Minggu (17/6/2018) kegiatan ini diikuti oleh semua kalangan usia baik anak-anak sampai dengan lansia.
Acara ini diawali dengan pemutaran video yang berisikan pesan dari Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Narendra Modi, dalam pesannya menyebutkan bahwa yoga adalah salah satu warisan India kuno yang paling berharga yang diberikan kepada umat manusia.
“Dikatakan dalam Bhagavad Gita ‘Samatvam Yoga Uchyate’ yang berarti keseimbangan dan ketenangan pikiran, yakni yoga. Yoga bukan hanya suatu susunan latihan, tetapi yoga adalah kunci kebugaran dan kesehatan serta yoga bukan hanya apa yang kita praktikkan di pagi hari, namun melakukan aktivitas sehari-hari dengan ketekunan dan kesadaran yang utuh juga disebut dengan yoga,” jelasnya dalam rilis yang diterima Tribun Bali pada Minggu (17/6/2018) di Denpasar, Bali.
Tambahnya, yoga dapat membuat seseorang menjadi individu yang lebih baik dalam berpikir, bertindak, dan mempergunakan pengetahuan.
“Tubuh diibaratkan sebagai adalah kuil pikiran dan yoga menciptakan kuil yang indah yang dimana Yoga sangat baik untuk relaksasi pikiran dan tubuh. Yoga tidak mengenal usia, jenis kelamin, agama, dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini digelar oleh Konsulat Jenderal India di Bali ini dimulai sejak pukul 05.30 Wita serta dalam sesi yoga ini dipimpin oleh I Gusti Raka Panji Tisna yang telah gencar mempromosikan yoga di Bali, serta Oka Rupadini, Anna Liparisa, dan Satya Ratna Dharani dari Art of Living dan Seger Oger yang merupakan komunitas yoga di Bali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/yoga_20180617_172204.jpg)